Program Tanam Padi di Polibag Terhenti

SOREANG, (PRLM).- Program penanaman padi di polibag di lingkungan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Pemkab Bandung terhenti. Hanya di rumah dinas Bupati Bandung yang masih setia menanam padi di dalam polibag.

"Awalnya ide menanam padi di dalam polibag berasal dari Pak Bupati agar OPD-OPD memberi contoh kepada masyarakat," kata Kepala Dinas Pertanian Kehutanan dan Perkebunan (Distanhutbun) Kab. Bandung. Ir. H. Tisna Umaran, di Lapangan Upakarti, Jumat (12/4/2013).

Menurut Tisna, apabila berdasarkan perhitungan ekonomi, maka penanaman padi di dalam polibag lebih banyak biaya yang harus dikeluarkan. "Tapi untuk sekadar ketahanan pangan dan pendidikan tidak lah mengapa. Kalau untuk diperhitungkan secara ekonomi memang tak ekonomis," ujarnya.

Untuk keperluan rumah tangga, kata Tisna, bisa saja dicoba menanam padi di taman atau halaman rumah bukan di polibag. Taman bunga bisa diganti dengan tanaman padi, kangkung, tomat, atau cabe sehingga rumah tangga bisa memenuhi sendiri kebutuhannya.(A-71/A-147)***

Baca Juga

Hari Batik, Komunitas Pesepeda Gelar Gowes Berbatik

BANDUNG, (PR).- Batik ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO, 2 Oktober delapan tahun silam. Sejak saat itu, setiap tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik.

Ini Sejarah Jalan Banceuy Bandung

BANCEUY diartikan sebagai kampung yang bersatu dengan istal kuda. Kampung yang ditempati pengurus kuda dan keretanya.

Penataan Curug Malela Diharapkan Segera Rampung

NGAMPRAH, (PR).- Bupati Bandung Barat Abubakar mengatakan, objek wisata Curug Malela di  Desa Cicadas, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat akan dijadikan ikon wisata daerah.