Program Tanam Padi di Polibag Terhenti

SOREANG, (PRLM).- Program penanaman padi di polibag di lingkungan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Pemkab Bandung terhenti. Hanya di rumah dinas Bupati Bandung yang masih setia menanam padi di dalam polibag.

"Awalnya ide menanam padi di dalam polibag berasal dari Pak Bupati agar OPD-OPD memberi contoh kepada masyarakat," kata Kepala Dinas Pertanian Kehutanan dan Perkebunan (Distanhutbun) Kab. Bandung. Ir. H. Tisna Umaran, di Lapangan Upakarti, Jumat (12/4/2013).

Menurut Tisna, apabila berdasarkan perhitungan ekonomi, maka penanaman padi di dalam polibag lebih banyak biaya yang harus dikeluarkan. "Tapi untuk sekadar ketahanan pangan dan pendidikan tidak lah mengapa. Kalau untuk diperhitungkan secara ekonomi memang tak ekonomis," ujarnya.

Untuk keperluan rumah tangga, kata Tisna, bisa saja dicoba menanam padi di taman atau halaman rumah bukan di polibag. Taman bunga bisa diganti dengan tanaman padi, kangkung, tomat, atau cabe sehingga rumah tangga bisa memenuhi sendiri kebutuhannya.(A-71/A-147)***

Baca Juga

Polisi Gerebek Penjual Ratusan Liter Tuak

CIMAHI, (PR).- Atas dasar laporan dari masyarakat, Jajaran Polsek Cimahi berhasil mengamankan ratusan liter tuak yang dijualbelikan di kawasan permukiman. Masyarakat diminta kritis dan bekerjasama untuk memberantas peredaran miras di Kota Cimahi.

Pejabat SOTK Baru Keluhkan Kendaraan Dinas

NGAMPRAH, (PR).- Sejumlah pejabat pada struktur organisasi dan tata kerja baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mengeluhkan belum tersedianya mobil dinas. Padahal, kendaraan dinas tersebut dibutuhkan untuk menunjang operasional saat turun ke lapangan.

4 Tahun Gedung Apdesi Terbengkalai

Kepala Desa Minta Digaji Seperti PNS

SOREANG,(PR).- Kepala desa dan perangkat desa melalui Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bandung mendesak agar pemerintah pusat, Pemprov Jabar, dan Pemkab Bandung mengalokasikan penghasilan tetap yang dibayar bul