Jamkesmas Kab. Bandung Tuntas April

NGAMPRAH, (PRLM).- Penyaluran Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dari pemerintah pusat kepada warga penerima Kabupaten Bandung Barat ditargetkan rampung pada April 2013.

Dengan demikian, Pemkab Bandung Barat telah memiliki data valid, apabila dilakukan penggantian kartu Jamkesmas yang tidak bertuan, Juni mendatang.

"Pemberian Jamkesmas berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pemerintah pusat. Terkadang data penerima Jamkesmas berdasarkan BPS, tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan," ucap staf Seksi Jamkesmas Dinas Kesehatan Kab. Bandung Barat, Tini Rosita saat dijumpai di ruangannya, Jalan Batujajar, Kamis (11/4).

Tini memaparkan, dari 513.443 warga penerima Jamkesmas di Kab. Bandung Barat, sekitar 200.000 diantaranya tidak bertuan. Sejumlah kartu Jamkesmas tidak bertuan terjadi karena penerima sudah meninggal, berpindah lokasi, dan berbagai kondisi lainnya..

"Selain menyalurkan kartu Jamkesmas, Kemenkes memberikan data penerima melalui cakram. Data itu sudah tersebar ke setiap tingkat desa," ucap Tini.

Mengenai penggantian penerima Jamkesmas, tutur Tini, pihaknya mengalihkan kepada penerima Jamkesda yang menderita penyakit katastopik. Pengobatan Jenis penyakit itu membutuhkan biaya besar, sehingga relatif tidak terakomodasi oleh Jamkesda.

Kepala Dinkes Kab. Bandung Barat, Pupu Sari Rohayati menuturkan, pihak pemkab bisa turut andil dalam penentuan penerima Jamkesmas. Hal itu baru berlaku pada tahun 2013.

Dengan begitu, pengalihan Jamkesmas kepada penerima Jamkesda penderita penyakit katastopik sudah terlindungi payung hukum. Sebelumnya, pemkab sama sekali tidak memiliki kewenangan dalam menentukan penerima Jamkesmas. (A-206/A-26)***

Baca Juga

PEKERJA menyelesaikan proyek renovasi Situs Sejarah bekas LP Banceuy Bandung, Jalan Banceuy, Kota Bandung, Selasa (31/3/2015). Bekas penjara Presiden Soekarno itu, direnovasi dalam rangka menyambut peringatan ke 60 Konferensi Asia Afrika.*

Ridwan Kamil Undang Jokowi ke Bekas Penjara Banceuy

BANDUNG, (PR).- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menawarkan acara ziarah ke situs bekas penjara Soekarno di Banceuy kepada Presiden Joko Widodo. Rombongan akan berjalan kaki selama sekitar 10 menit seusai acara di Gedung Merdeka.