Pilbup Bandung Barat

PT Balai Pustaka Cetak 1,45 Juta Surat Suara

POLITIK
SEKRETARIS  ULP Kabupaten Bandung Barat, Deni Juanda menunjukkan sampel surat suara yang akan dicetak untuk kebutuhan Pemilukada Kabupaten Bandung Barat, Kamis (11/4/2013).*
CECEP WIJAYA/PRLM
SEKRETARIS ULP Kabupaten Bandung Barat, Deni Juanda menunjukkan sampel surat suara yang akan dicetak untuk kebutuhan Pemilukada Kabupaten Bandung Barat, Kamis (11/4/2013).*

NGAMPRAH, (PRLM).- Surat suara untuk kebutuhan Pemilukada Bandung Barat mulai dicetak pekan ini. Pencetakan 1,45 juta surat suara itu dikerjakan PT Balai Pustaka yang telah ditetapkan sebagai pemenang lelang.

"Besok akan dilakukan tanda tangan kontrak dengan pemenang tender. Setelah itu, pencetakan surat suara harus sudah mulai dikerjakan," kata Deni Juanda, Sekretaris Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Bandung Barat, Kamis (11/4/2013).

Deni mengungkapkan, PT Balai Pustaka dari Jakarta itu ditetapkan sebagai pemenang tender 10 April lalu. Dari delapan perusahaan yang mengikuti tender pengadaan surat suara melalui LPSE Jabar, perusahaan itu lolos berbagai seleksi hingga tahap akhir.

Berdasarkan evaluasi teknis, PT Balai Pustaka mampu memenuhi spesifikasi surat suara yang ditetapkan KPU Kabupaten Bandung Barat. Spesifikasi tersebut di antaranya dapat memunculkan warna tersembunyi (color invisible ink), gambar relief (image engraving), dan teks tersembunyi (hidden text) pada surat suara sehingga tak bisa dipalsukan.

"Contoh fisik surat suara yang diajukan PT Balai Pustaka sudah memenuhi spesifikasi sesuai dengan standar KPU. Setelah ditetapkan sebagai pemenang lelang, perusahaan itu tidak menerima sanggahan dari peserta lelang lainnya," kata Deni.

Pecetakan surat suara, lanjut Deni, ditargetkan selesai 30 April ini untuk kemudian didistribusikan ke KPU melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Jika melebihi waktu tersebut, perusahaan pencetak surat suara akan dikenai denda per hari sebesar 1/1000 dari harga yang disepakati, yakni sekitar Rp 1,5 miliar. "Begitu pun jika ada kesalahan dalam pencetakan surat suara, itu menjadi tanggung jawab percetakan untuk menggantinya," ujar Deni.

Ketua Pokja Logistik KPU Kabupaten Bandung Barat, Aros Saepermana sebelumnya mengatakan, proses lelang harus berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Sebab, keterlambatan proses lelang akan berdampak pada keterlambatan distribusi surat suara.

"Paling lambat ya harus selesai April ini. Soalnya, nanti akan dilakukan penyortiran lagi untuk memastikan surat suara dalam kondisi baik," katanya.

Sesuai dengan jadwal yang ditetapkan KPU Kabupaten Bandung Barat, penyortiran, pelipatan, pengepakan, dan distribusi surat suara berlangsung pada 22 April-9 Mei 2013. Pada 9 Mei, 1,45 juta surat suara itu harus sudah sampai di 2.875 TPS di seluruh Kabupaten Bandung Barat. (A-192/A-147)***

Baca Juga

Partai Perindo Yakin Curi Simpati di Jawa Barat

POLITIK

CIANJUR, (PRLM).- Sedikitnya 200 kader Partai Persatuan Indonesia dilantik, Kamis (14/1/2015). Ratusan kader ini merupakan pengurus Dewan Pimpinan Cabang di seluruh kecamatan di Cianjur dan Bogor.

Ada Rapat Pleno di KPU, Polisi Tutup Jalan Ir. H. Djuanda

POLITIK
SEJUMLAH aparat kepolisian dari Polres Cianjur berjaga-jaga di pertigaan Otista terusan Jalan Ir. H. Djuanda. Sejak pukul 13.00 WIB, Jumat (22/1/2016) jalan IR. H. Djuanda depan kantor KPU Cianjur ditutup untuk sementara waktu lantaran adanya kegiatan Rap

CIANJUR, (PRLM).- Arus lalu lintas yang melintas didepan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cianjur jalan Ir. H Djuanda Salakopi, Jum'at (22/1/206) ditutup. Semua kendaraan yang biasa melintas dialihkan ke jalur lain.

Perindo DKI Menilai Ridwan Kamil Cocok untuk Ibu Kota

POLITIK
JAKARTA, (PRLM).- Partai Perindo DKI Jakarta menyebut sosok Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, pantas menggusur posisi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta.
 

Seskab: Pemerintah Berharap Golkar Selesaikan Masalahnya

POLITIK

JAKARTA, (PRLM).- Pemerintah mengapresiasi keputusan Partai Golkar yang telah menyatakan dukungan secara resmi kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, pada penutupan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas), di Jakarta Convention Center (JCC), Senin (25/1/2016) lalu.