Kejar Sebelum Kemarau Mei

Pascapanen, Petani Kuningan Diimbau Segera Olah Lahan

JAWA BARAT

KUNINGAN, (PRLM).- Para pemilik dan penggarap sawah di Kab. Kuningan yang telah memanen padi hasil musim tanam pertama tahun ini, diimbau agar segera mengolah dan menanami kembali lahannya. Imbauan tersebut, diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Perikanan Kab. Kuningan Hj. Triastami, saat ditemui "PRLM" di ruang kerjanya, Rabu (10/4/13).

"Antara bulan Maret sampai dengan akhir April ini, di Kuningan sedang masa panen raya padi hasil musim tanam pertama. Untuk mengejar kesempatan musim tanam padi kedua pada tahun ini, kami mengimbau kepada para petani pemilik atau penggarap sawah di Kuningan, untuk tidak menunda-nunda mengolah dan menanami kembali lahan-lahan sawahnya," kata Triastami.

Ia menyebutkan, imbauan tersebut juga telah disampaikan pihaknya kepada masyarakat petani melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pertanian serta melalui para Camat. Pasalnya, demikian Triastami, berdasarkan laporan perkiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pada awal Mei yang akan datang akan memasuki musim kemarau.

Imbauan percepatan tanam kedua padi pascapanen sekarang, ujar Triastami, terutama diarahkan pihaknya terhadap para petani areal sawah tadah hujan. Akan tetapi, Triastami meyarankan, petani juga jangan sampai gambling atau berspekulasi.

Areal sawah tadah hujan yang biasanya hanya bisa ditanami padi satu kali dalam setahun, ya jangan dipaksakan ditanami lagi padi. Bisa saja misalnya disusul dengan menanam jenis-jenis tanaman palawija atau sayuran. Bahkan untuk sawah tadah hujan yang bisa dua kali ditanami padi pun, sebaiknya untuk musim tanam kedua tahun ini, ditanami dengan varietas padi berumur pendek, biar lebih aman dari risiko ancaman kekeringan," katanya. (A-91/A_88)***

Baca Juga

Waspadai Penjualan Daging Ayam tidak Sehat

JAWA BARAT
KETUA Himpunan Peternak Unggas Lokal Indonesia (Himpuli), Ade Zulkarnaen, Selasa (12/1/2016) tengah melakukan pemantauan di salah satu ternak.*

SUKABUMI, (PRLM).- Himpunan Peternak Unggas Lokal Indonesia (Himpuli), Selasa (12/1/2016) mengidentifikasi telah beredarnyai daging ayam di seluruh supermarket. Bahkan peredarannya, telah memasuki pasar-pasar tradisional. Bahkan ayam tersebut telah beredar seluruh supermarket di Jawa Barat.

Organisasi Gafatar Terdaftar di Cianjur

JAWA BARAT

CIANJUR, (PRLM).- Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Cianjur masih melakukan investigasi terkait keberadaan organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Hal itu untuk memastikan apakah ajarannya bertentangan dengan hukum atau tidak.

Alat Berat Rusak, Pengelolaan Sampah "Lumpuh" 4 Hari

JAWA BARAT

SUBANG, (PRLM).- Aktivitas pengelolaan sampah di Tempat Penampungan Akhir sampah Kabupaten Subang sempat "lumpuh" selama empat hari.

Akibatnya sebanyak 1.924 m3 sampah tak terangkut menumpuk tersebar di sejumlah tempat pembuangan sementara.

Lagi, Bupati Cianjur Mutasi Pejabatnya

JAWA BARAT
Lagi, Bupati Cianjur Mutasi Pejabatnya

CIANJUR,(PRLM).- Menjelang akhir masa jabatannya, Bupati Cianjur H. Tjetjep Muchtar Soleh, Kamis (14/1/2016) kembali melakukan mutasi, rotasi dan promosi terhadap para pejabat dilingkungan Pemkab Cianjur.