Lomba Desa Jangan Cuma Habiskan Anggaran

JAWA BARAT

SUMBER, (PRLM).- Anggota Komisi X DPR RI, H. Nurul Komar menyatakan, kegiatan lomba desa jangan sampai terjebak kepada kegiatan rutinitas serta seremonial yang ujung-ujungnya cuma menghabiskan anggaran.

"Seharusnya setelah desa tersebut menang dalam lomba, maka konsekuensinya harus ada peningkatan status seperti dari desa swasembada meningkat jadi desa mandiri terus meningkat lagi menjadi desa Pancasila," kata Komar menanggapi lomba desa tingkat Kabupaten Cirebon di Desa Cirebon Girang, Kecamatan Talun, salah satu desa yang dipantau tim penilai, Rabu (10/4/2013).

Menurut mantan pelawak Empat Sekawan tersebut, desa Pancasila merupakan klasifikasi yang tertinggi, artinya, sebuah karater desa yang tidak hanya mampu membiayai dirinya sendiri, namun, penghasilan desa itu bisa disumbangkan kepada negara. Untuk itu, ke depan perlu diperbaiki bersama-sama dan jangan sampai kepala desa atau kuwu mengharapkan harta karun ADD. "Karena, ADD itu sudah jelas ada juklak-juknis dan perbupnya," ujar Komar.

Disebutkan, ke depan lomba desa diadakan tidak lagi hanya menghabiskan anggaran atau serimonial, tetapi, berbasis pada kegiatan sehingga tim penilai mengetahui kondisi desa tersebut seperti ada berapa masyarakat yang masih buta aksara, jumlah kaum dzuafa dan fakir miskinnya.

Sementara itu, Kuwu Cirebon Girang, Ja’a Slamet Samudin menyatakan optimistis pemerintahan desa yang dipimpinnya mampu bersaing serta siap menjuarai lomba desa tingkat Kabupaten Cirebon tahun 2013.(A-146/A-147)***

Baca Juga

Satpol PP Subang Siap Tutup Paksa 17 Galian C

JAWA BARAT

SUBANG, (PRLM).- Setelah menutup tujuh lokasi galian C tanpa izin di wilayah Kecamatan kasomalang, Satpol PP Pemkab Subang telah melayangkan surat teguran terhadap 17 lokasi galian C lainnya.

Kades Datangi Kesbangpol, Tuntut Pencairan Dana Desa

JAWA BARAT

CIANJUR, (PRLM).- Sejumlah Kepala dan perangkat Desa mendatangi Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) di jalan Pangeran Hidayatulloh, Senin (8/6/2015).

11 Santri Keracunan Akibat Pepes Ikan Basi

JAWA BARAT

GARUT, (PRLM).- Sebanyak 11 santri dari Pondok Pesantren Yayasan Badahiyatul Falah mengalami keracunan. Kasus keracunan ini diduga karena para santri tersebut menyantap pepes ikan yang sudah basi.

Polres Kuningan Fasilitasi Pembangunan Rumah Guru Ngaji

JAWA BARAT
Polres Kuningan Fasilitasi Pembangunan Rumah Guru Ngaji

KUNINGAN, (PRLM).- Kepala Kepolisian Resor Kuningan Joni Iskandar, meresmikan bangunan rumah permanen milik Taslim seorang guru mengaji yang juga orangtua salah seorang anggota Polres Kuningan Ceng Ilyas, di Lingkungan RT 6 RW 7, Dusun Harjamukti, Desa Pasiragung, Kecamatan Hantara, Kabupaten Kun