Class Action atau Lewat Ombudsman

Tempuh Jalur Hukum untuk Desak Pertanggungjawaban Kerusakan Jalan

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Masyarakat harus menempuh jalur hukum untuk menuntut pertanggungjawaban pemerintah karena kerusakan jalan di Kota Bandung. Jalan merupaka fasilitas publik yang diamanatkan dalam undang-undang yang meniscayakan tata kelola yang benar oleh pemerintah.

Demikian kata Pengamat Hukum Universitas Padjadjaran (Unpad) Yesmil Anwar saat dihubungi "PRLM", Selasa (9/4/13). "Masyarakat bisa melakukan class action atau melaporkan ke Ombudsman Jawa Barat (Jabar) karena pelanggaran penyelenggaraan dan pengelolaan fasilitas publik yang tak benar," ucapnya.

Menurut Yesmil, alasan belum diperbaiki jalan yang kerap dikemukan pemerintah sangat teknis dan tak masuk akal.

"Alasan tak diperbaiki jalan dikemukakan pemerintah seperti harus sesuai prosedur dengan menunggu penandatangan kontrak baru atau pun pasokan aspal tak ada itu tak masuk akal," tuturnya.

Semestinya, tutur Yesmil, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Provinsi Jabar dan pusat. sudah bisa memperkirakan datangnya musim hujan yang dituding menjadi penyebab tergerusnya aspal.

"Prosedur perbaikan harus direncanakan, kalau mau musim hujan kan bisa diprediksi," ujar Yesmil.

Bahkan Yesmil menegaskan, pemerintah bisa dipidanakan jika ada korban meninggal kecelakaan akibat jalan rusak. "Coba baca Undang-Undang Lalu Lintas Nomor tahun 2009, di situ disebutkan pemerintah memiliki tanggungjawan pengelolaan selain polisi sebagai pengatur lalu lintas," ucapnya.

Kematian akibat kecelakaan karena fasiltas jalan yang buruk, kata Yesmil, merupakan bentuk pelanggaran terhadap Undang-Undang.

"Pemidanaan ini bisa dilakukan terhadap pimpinan pemerintah baik Provinsi Jabar, Pemerintah Kota Bandung maupun dinas-dinas terkait," tegasnya. (A-201/A-88)***

Baca Juga

Sampah Menumpuk di Sungai Cikudapateuh

BANDUNG RAYA
PETUGAS membersihkan sampah yang menumpuk di Sungai Cikudapateuh aliran Cikapundung Kolot, Jalan Laswi, Kota Bandung, Kamis (30/7/2015).

Sebanyak 171 Orang Berebut Jadi Kades di KBB

BANDUNG RAYA

NGAMPRAH, (PRLM).-Sebanyak 171 orang mendaftarkan diri sebagai bakal calon kepala desa untuk pemilihan kepala desa serentak di Kabupaten Bandung Barat. Pilkades yang diselenggarakan di 41 desa itu bakal dilaksanakan pada 30 Agustus 2015 mendatang.

El Nino Akibatkan Kekeringan Sampai Maret 2016‎

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- El Nino kuat dengan indeks +1,59 hingga 2,5 diprediksi masih terjadi hingga Desember 2015 dengan peluang di atas 95 persen. Saat ini indeks El Nino mencapai +1,59.

Sarana Mudik/Balik 2015 Dianggap Biasa

BANDUNG RAYA
Sarana Mudik/Balik 2015 Dianggap Biasa

BANDUNG, (PRLM).- Idulfitri 1436 H sudah berlalu dua pekan lalu, para pemudik sudah kembali dan beraktivitas kembali. Sebanyak 35 persen responden menilai sarana mudik/balik tahun 2015 ini biasa saja.