Kemenag Jabar Akan Rapel BOS Selama Enam Bulan?

BANDUNG, (PRLM).- Kepala Kanwil Kemenag Jabar, Drs. H. Saeroji, M.M mengatakan, pihaknya berupaya agar dana BOS MI dan MTs segera cair dalam waktu dekat ini. “Kuncinya ada di DPR karena masih memeberikan tanda bintang pada pos BOS atau diblokir sehingga tak bisa dicairkan sama sekali. Kalau tanda bintangnya dihapus baru bisa ada pencairan anggaran,” kata Saeroji saat dihubungi melalui telefon selulernya, Selasa (9/4/13).

Mengenai SD dan SMP yang sudah lama bisa mencairkan dana BOS, Saeroji mengatakan, SD dan SMP merupakan otonomi Disdik kabupaten/kota sehingga mekanismenya tidak terpusat seperti Kemenag. “Bisa jadi pencairan BOS di SD dan SMP memakai dana BOS pusat atau menggunakan dana talangan daerah terlebih dulu. Kalau Kemenag dari mana bisa mendapatkan dana talangan?” ujarnya.

Untuk menyiasati keterlambatan pencairan BOS, kata Saeroji, Kanwil Kemenag Jabar meminta MI dan MTs agar mengajukan usulan BOS untuk periode April-Juni 2013. “Ketika sudah tidak ada lagi tanda bintang, maka segera proses pencairan BOS untuk enam bulan atau dua periode yakni Januari-Maret dan April-Juni karena madrasah-madrasah sudah lama menunggu,” ucapnya. (A-71/A_88)***

Baca Juga

Efisiensi Anggaran, Fakultas Keilmuan Serumpun Akan Digabungkan

JAKARTA, (PR).- Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) mewacanakan penggabungan fakultas yang dianggap memiliki latar keilmuan serumpun. Hal tersebut dilakukan untuk menghemat biaya operasional kampus.

Merger PTS akan Dipermudah

JAKARTA, (PR).- Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) akan membentuk panitia khusus untuk mengawal percepatan proses penggabungan (merger) beberapa perguruan tinggi swasta (PTS).

KKP Tunjuk SMPN 1 Pangandaran Sebagai Sekolah Pantai Indonesia

PARIGI, (PR).- Untuk menumbuhkan kepedulian dan kecintaan terhadap ekosistem laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah menujuk SMP Negeri 1 Pangandaran sebagai Sekolah Pantai Indonesia (SPI). Demikian dikatakan Dodi Budiana Kepala Sekolah SMPN 1 Pangandaran.