Dikeluhkan MI dan MTs di Jabar

Operasional Sekolah Terganggu Keterlambatan Pencairan BOS Januari-Maret

PENDIDIKAN

SOREANG, (PRLM).- Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Jawa Barat mengeluhkan belum adanya kepastian pencairan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk periode Januari-Maret. Akibatnya pihak MI dan MTs tidak bisa membayar honorarium guru-gurunya bahkan operasional sekolah juga mulai terganggu.

“Kondisi memprihatinkan seperti ini tiap tahun terjadi dengan alasan dana BOS dari Kemenag pusat masih diblokir atau diberi tanda bintang,” kata Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) MI sewilayah Cangkuang, O. Solihin, di kantornya, Selasa (9/4/13).

Padahal, SD dan SMP yang berada di bawah Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten/kota sudah lama bisa mencairkan dana BOS. “Beban yang ditanggung MI dan MTs di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) jauh lebih berat daripada SD dan SMP karena sebagian besar bahkan semua pembiayaannya berasal dari BOS,” katanya.

Akibat BOS periode Januari-Maret belum cair sehingga para guru MI dan MTs belum bisa mendapatkan honor bulanannya. “Kesulitan makin parah karena MI dan MTs melaksanakan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) dan Ujian Madrasah (UM) serta Ujian Nasional (UN). Tentu UAMB, UM, dan UN membutuhkan biaya yang tidak sedikit,” katanya.

Belum adanya kejelasan nasib BOS MI dan MTs periode Januari-Maret juga dibenarkan Kepala Kemenag Kab. Bandung, H. Cecep Kosasih, yang ditemui di sela-sela seleksi calon petugas haji di Aula Almuhairin, Kutawaringin. “Sampai kini belum ada kejelasan pencairan BOS MI dan MTs dari Januari-Maret, padahal saat ini sudah memasuki April. Kami hanya berharap agar Kemenag pusat segera bisa mengusahakan pencairan BOS ini,” katanya. (A-71/A_88)***

Baca Juga

Mahasiswa dan Pemuda Bahas Perubahan Iklim

PENDIDIKAN

DENPASAR, (PRLM).- National Conference Youth and Student digelar di Umalas Hotel Residence, Denpasar, Bali. Conference ini digelar pada tanggal 27 hingga 29 Juni 2015.

Ricuh PPDB 2015, Ortu Calon Siswa akan Datangi Pemkot dan DPRD

PENDIDIKAN

BANDUNG, (PRLM).- Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2015 mengundang kekecewaan para orang tua calon siswa sejumlah SMPN di Kota Bandung.

Pihak SMAN 1 Cianjur Bantah Ada Jual Beli Dalam PPDB

PENDIDIKAN

CIANJUR, (PRLM).- Pihak Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Cianjur membantah adanya indikasi jual beli dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).