Cabup KBB Petahana Abubakar Dilaporkan

NGAMPRAH, (PRLM).- Calon Bupati Bandung Barat petahana nomor urut 5, Abubakar dilaporkan Tim Relawan Pasangan Calon nomor 3, Jamu Kertabudi-Agus Yasmin (JK-AY) ke Panitia Pengawas Pemilukada (Panwaslu) setempat.

Abubakar dilaporkan atas dugaan pelanggaran pemilukada dengan membagi-bagikan uang kepada masyarakat. "Laporan disertai bukti-buktinya, sudah kami serahkan ke Panwaslu pekan lalu," kata Kustiwa Kartawiria, Wakil Ketua Tim Relawan JK-AY didampingi sekretarisnya, Gunawan Rasyid.

Kustiwa mengungkapkan, tim relawan JK-AY menemukan dugaan pelanggaran Pemilukada yang dilakukan Abubakar pada Senin (1/4) pekan lalu. Dalam acara tabligh akbar di Desa Cirawamekar, Kecamatan Cipatat, Abubakar membagi-bagikan sejumlah uang kepada masyarakat diiringi ajakan untuk memilihnya pada pencoblosan 19 Mei nanti.

Momen yang hanya berlangsung sekitar 10 menit itu diabadikan melalui kamera ponsel salah seorang relawan JK-AY. Dalam foto tersebut, Abubakar tampak berpidato sambil memegang mikrofon dan sejumlah uang di atas panggung.

Kustiwa melaporkan kejadian itu kepada Panwaslu Kabupaten Bandung Barat pada 3 April, atau dua hari setelah kejadian. Dia berharap agar Panwaslu memproses laporan tersebut secara objektif dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Jangan sampai karena yang dilaporkan itu calon petahana, Panwas jadi setengah-setengah memprosesnya," kata Kustiwa. (A-192/A-26).***

Baca Juga

Biaya Pilkada Serentak 2017 Capai Rp 4,2 Triliun

JAKARTA, (PR).- Besarnya biaya Pilkada yang dikeluarkan dari pajak yang dibayar rakyat, akan terbuang sia-sia jika proses tahapan Pilkada tidak dimanfaatkan sebaik-baiknya.

KPU Belum Bagikan Bahan Kampanye Pilkada Cimahi

CIMAHI, (PR).- Sepuluh hari setelah masa kampanye dimulai pada 28 Oktober 2016 lalu, sampai saat ini Komisi Pemilihan Umum Kota Cimahi masih belum membagikan bahan peraga kampanye kepada ketiga tim sukses pasangan calon peserta Pilkada Cimahi 2017.

Atty, Cawalkot Cimahi Paling Kaya

CIMAHI, (PR).- Seluruh peserta Pilkada Cimahi 2017 sudah menyampaikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi. Dari enam calon wali kota/wakil wali kota, calon wali kota petahana Atty Suharti diketahui memiliki harta yang paling banyak.