Massa Unjuk Rasa di Kejari Cianjur

Kasus Mantan Dirut PDAM Berlarut-Larut

JAWA BARAT
MASSA yang menamakan dirinya Solidaritas Msyarakat Sunda Cianjur (Somasi) berunjuk rasa di depan kantor Kejari CIanjur, Jalan Muwardi, Cianjur, Senin (8/4),meminta Kejari untuk cepat menyelesaikan proses hukum mantan Dirut PDAM, YJ yang diduga melakukan k
WILUJENG KHARISMA/PRLM
MASSA yang menamakan dirinya Solidaritas Msyarakat Sunda Cianjur (Somasi) berunjuk rasa di depan kantor Kejari CIanjur, Jalan Muwardi, Cianjur, Senin (8/4),meminta Kejari untuk cepat menyelesaikan proses hukum mantan Dirut PDAM, YJ yang diduga melakukan korupsi dana operasional Tahun 2008-2010.*

CIANJUR, (PRLM).- Ratusan massa yang tergabung dalam Somasi (Solidaritas Masyarakat Sunda Cianjur) menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur, Jalan Muwardi, Cianjur, Senin (8/4).

Mereka mendesak Kejari Cianjur segera menyelesaikan proses hukum mantan Direktur Umum PDAM Cianjur, YJ.

YJ pun saat ini, sudah dijadikan tersangka dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan PDAM Tirta Mukti yang terjadi sepanjang tahun 2007-2011.Namun, mereka menilai kasus PDAM Gate itu dinilai berlarut-larut, padahal status tersangka sudah ditetapkan namun penahanan belum juga dilakukan

"Selain mendesak Kejari Cianjur, kami kesini juga untuk menyampaikan temuan baru kami tentang kenaikan tarif PDAM yang dilakukan tanpa SK Bupati. Tarif kenaikan itu pun diduga kuat dinikmati mantan Dirut PDAM saat itu dengan total kerugian hingga Rp 2,1 milyar," kata Kordinator aksi, Andy Syarif Hidayatullah.

Andy mengatakan kasus korupsi di PDAM ini sudah lama ditangani Kajari Cianjur. Namun, hingga kini kasusnya belum juga selesai. Bahkan, kata Andy, proses penyelidikan dan penyidikan atas kasus PDAM tersebut sudah berlangsung sekitar setahun lebih.

Selain meminta ketegas Kejari mengenai kasus ini, kata Andy, kedatangannya bersama rekan-rekannya sebagai bentuk dukungan kepada Kejari Cianjur dalam penegakan supremasi hukum atas kasus dugaan korupsi di tubuh PDAM Tirta Mukti."Aksi kami ini sebagai bentuk dukungan terhadap proses penyidikan yang tengah dilakukan pihak Kejari Cianjur," katanya. (A-186/A-26).***

Baca Juga

Pengendara Tetap Harus Hati-hati di Jalur Longsor Cijedil

JAWA BARAT
PEMBERSIHAN bekas longsoran terus dilakukan. Sejumlah alat berat dan dum truk dikerahkan untuk membersihkan bekas longsoran yang menutupi bahu jalan di Kampung Pos Desa Cijedil Kecamatan Cugenang Kab. Cianjur.*

CIANJUR, (PRLM).- Jalur jalan yang tertimbun longsor di Kampung Pos Desa Cijedil Kecamatan Cugenang Kab. Cianjur sejak pukul 2.00 WIB, Kamis (14/1/2016) sudah bisa dilalui kendaraan.

Puluhan Personel BTNGC Berlatih SAR di Gunung Ciremai

JAWA BARAT

KUNINGAN,(PRLM).- Sebanyak 40 orang pegawai Balai Taman Nasional Gunung Ciremai meliputi jajaran polisi hutan, pengendali ekosistem hutan, dan para kepala resor, mengikuti pelatihan teori dan praktik teknis Search And Rescue atau pencarian dan pertolongan terhadap orang yang mengalami kecelakaan

Adanya Peluang Kerja, Pemohon e-KTP Meningkat

JAWA BARAT
 Adanya Peluang Kerja, Pemohon e-KTP Meningkat

CIANJUR,(PRLM).-Seiring semakin banyaknya peluang kerja di Cianjur, ternyata juga berdampak pada permintaan permohonan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Banyak pemohon baru KTP dan KK setiap hari memenuhi kantor Dinas Kependudukan dan Catatab Sipil (Disdukcapil) Kab.

Guru Tertabrak Kereta, PGRI Somasi PT KAI

JAWA BARAT
PERSATUAN Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Sukabumi,  Minggu (17/1/2016) akan melakukan langkah-langkah hukum atas meninggalnya Mutiara (31) warga Kampung Rawey, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi.*

SUKABUMI, (PRLM).-Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Sukabumi, Minggu (17/1/2016) akan melakukan langkah-langkah hukum atas meninggalnya Mutiara (31) warga Kampung Rawey, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi.