Cahaya Alquran tak Sebatas Lomba, Tapi Diamalkan

BANDUNG, (PRLM).- Kepala Kanwil Kemenag Jabar, Drs. H. Saeroji mengatakan, Seleksi Tilawatil Quran (STQ) jangan hanya sebatas dimaknai sebagai lomba untuk meraih juara. STQ diarahkan untuk memupuk kecintaan kepada Alquran.

"Kecintaan kepada Alquran dalam posisi mengkhawatirkan karena dikikis perubahan era globalisasi dan pengaruh media massa," kata Saeroji dalam pembukaan STQ Jabar di Pusdai Jabar, Minggu (7/4/13).

Dia mencontohkan tradisi mengaji Alquran selepas salat magrib sampai Isya yang kini mulai ditinggalkan. "Warisan budaya yang posiutif diganti dengan mimpi-mimpi melalui media massa maupun hiburan. Bahkan, anak-anak bercengkerama di depan televusi sampai larut malam," katanya.

Untuk itu, Kemenag Jabar melakukan terobosan dengan "Gerakan Mahrib Mengaji" untuk mengembalikan kembali tradisi itu. "Memang tantangannya amat berat karena media hiburan lebih menyihir anak-anak dan generasi muda daripada mengaji Alquran," katanya.(A-71/A-108)***

Baca Juga

WHO Pantau Pelaksanaan Imunisasi MR

NGAMPRAH, (PR).-Perwakilan World Health Organization (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa,  memantau pelaksanaan imunisasi MR (measles rubella) di Darul Hikam International School (DHIS), Lembang, Kabupaten Band

Zulkifli Hasan Minta Rekomendasi Pilpres Ditunda

BANDUNG,(PR).- Zulkifli Hasan, Ketua Umum DPP PAN meminta kader PAN yang merekomendasikan dia untuk maju pada percaturan pimpinan nasional untuk bekerja dulu melayani rakyat.