Perubahan SOTK dari Dispenda ke DPP Diharapkan Bisa Tajamkan Lini Penagihan Piutang

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).-Pengubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) dari Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) ke Dinas Pelayanan Pajak (DPP) di lingkungan Pemkot Bandung diharapkan bisa menajamkan lini penagihan piutang. Apalagi, selama ini penagihan menjadi salah satu sektor yang dianggap lemah.

"Memang penagihannya masih lemah, apalagi karena sebelum perubahan SOTK ini ada tumpang tindih pekerjaan, sehingga beberapa bagian merasa bingung," kata Plt. Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto, di sela-sela melakukan kunjungan ke Kantor DPP di Balai Kota Bandung, Selasa (2/4).

Dengan adanya perubahan SOTK itu, kata Yossi, ada beberapa bagian yang ditambah, seperti seksi penagihan, pembukuan, dan pengelolaan piutang.

Selain itu, Yossi juga mengatakan bahwa dengan adanya pengubahan SOTK tersebut, target pendapatan bisa meningkat menjadi Rp 1,56 triliun tahun ini.

Dengan perubahan tersebut, kata Yossi, saat ini DPP akan lebih fokus pada penarikan pajak. Sedangkan penerimaan non pajak dikelola oleh Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD).

Dia menambahkan, dinas ini melakukan penarikan terhadap sembilan jenis pajak, yaitu Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), hotel, restoran, parkir, reklame, penerangan jalan umum (PJU), air bawah tanah, dan BPHTB. Dari sembilan jenis pajak itu, PBB memiliki potensi tertinggi. Sedangkan untuk piutang terbesar, yaitu dari sektor reklame.

Selain Dispenda yang dirombak menjadi DPP, SOTK untuk Dinas Pemadam Kebakaran dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) juga diubah. Yossi berharap, penggantian itu bisa meningkatkan kinerja pegawai dan meningkatkan pelayanan publik.

"Khusus untuk Satpol PP tentu sesuai dengan tupoksinya, harus lebih melakukan penegakan terhadap perda, untuk penambahan personnel seperti yang sering dikeluhkan akan kami bahas secepatnya," kata Yossi. (A-175/A-89)***

Baca Juga

Bandit Jalanan Kembali Beraksi di Jembatan Pasupati

BANDUNG RAYA
BANDUNG, (PRLM).– Setelah sekian lama Fly Over Pasupati telah aman dari aksi kejahatan jalanan, kini jembatan layang yang membelah Kota Bandung tersebut kembali tidak aman.
 

Gara-gara Layangan dengan Tali Kawat, Listrik Jadi Byar Pet

BANDUNG RAYA

CIMAHI, (PRLM).-Arus jaringan listrik sering terganggu akibat tali layangan yang menggunakan kawat. Hal itu berdampak pada terhentinya arus listrik akibat konsleting hingga putusnya kabel jaringan listrik ke rumah warga.

Perum Bulog Distribusikan 18.934 Karung Raskin

BANDUNG RAYA
PETUGAS menurunkan beras untuk keluarga miskin (raskin) di Perum Bulog Jln. Mahar Martanegara Kota Cimahi.*

CIMAHI, (PRLM).- Program beras untuk keluarga miskin (Raskin) kuota bulan Agustus 2015 disalurkan ke masyarakat Kota Cimahi, Selasa (4/8/2015). Penyaluran raskin tersebut merupakan jatah ke-9 dari 13 kali kuota raskin sepanjang 2015.

Menkumham, "Tanamkan Budi Pekerti pada Napi Anak"

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Republik Indonesia Yasona Laoly meminta kepada seluruh jajaran Kementerian Hukum dan HAM untuk tidak memperlakukan tahanan anak seperti tahanan dewasa. Napi anak harus lebih pada pembinaan dan menerapkan budi pekerti.