Kapolres Subang Instruksikan Agar Peran Bhabinkamtibmas Ditingkatkan

JAWA BARAT
KAPOLRES Subang Ajun Komisaris Besar Chiko Ardwiatto yang  didampingi jajarannya saat berkunjung ke Kantor "PR" Perwakilan Subang, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Senin (1/4).*
IST/PRLM
KAPOLRES Subang Ajun Komisaris Besar Chiko Ardwiatto yang didampingi jajarannya saat berkunjung ke Kantor "PR" Perwakilan Subang, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Senin (1/4).*

SUBANG, (PRLM).-Kapolres Subang Ajun Komisaris Besar Chiko Ardwiatto menginstruksikan agar peran Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) ditingkatkan.

Optimalisasi peran Bhabinkamtibmas bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban bersama di tengah masyarakat mulai dari lingkungan terkecil, yakni RT/RW dan kelurahan ataupun desa.

“Kami tidak memungkiri bahwa tindak kriminalitas selalu ada di setiap daerah. Namun, itu bisa diminimalisasi dengan adanya upaya pencegahan bersama antara kepolisian dan masyarakat,” ujar Kapolres didampingi jajarannya saat berkunjung ke Kantor "PR" Perwakilan Subang, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Senin (1/4).

Kapolres mengungkapkan, berbagai tindak kriminalitas di wilayah hukum Polres Subang kebanyakan terjadi di wilayah pantura. Hal itu disebabkan wilayah tersebut merupakan jalur perlintasan antarkabupaten yang memiliki mobilitas tinggi.

Meski demikian, dia tak menampik bahwa di daerah selatan dan tengah Subang juga terdapat potensi yang sama. Kriminalitas yang marak terjadi, menurut dia, di antaranya pencurian kendaraan sepeda motor.

Sejak awal tahun ini, kata Chiko, rata-rata 12 kasus curanmor terjadi setiap bulan. Sebanyak 7-10 di antaranya sudah ditangani dan siap dilimpahkan ke pengadilan.

Untuk meminimalisasi tindak kriminalitas tersebut, Polres Subang melakukan berbagai upaya, termasuk dengan mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas. Mereka merupakan bagian dari kekuatan Polres Subang yang saat ini mencapai 1.126 personel.

“Namun, secara keseluruhan, kami pastikan bahwa situasi keamanan di wilayah hukum Polres Subang cukup aman,” katanya.

Selain itu, Kapolres juga menginstruksikan bawahannya agar secara terbuka memberikan informasi kepada publik melalui media massa terkait dengan kondisi keamanan di wilayah hukum Polres Subang.

Dia meminta agar setiap Kapolsek di masing-masing daerahnya secara proaktif memberikan informasi kepada media massa.

“Keterbukaan ini penting karena baik dan buruknya citra kepolisian itu bergantung pada persepsi masyarakat yang kebanyakan terbentuk melalui ekspos di media massa,” tuturnya.

Kunjungan Kapolres Subang beserta jajarannya kemarin ke Kantor "PR" Perwakilan Subang kemarin juga dihadiri sejumlah wartawan dari berbagai media massa. Pada kesempatan itu, Kapolres memberikan plakat penghargaan kepada perwakilan "PR" di Subang. (A-192/A-89)***

Baca Juga

Kerusakan Jalan di Kota dan Kab. Sukabumi Semakin Menyulitkan Warga

JAWA BARAT

SUKABUMI, (PRLM).- Seiring intensitas hujan semakin meningkat, kerusakan ruas jalan di sejumlah kecamatan di Kota dan Kabupaten Sukabumi semakin menyulitkan warga.

Awal Tahun 2016, Sudah Ada Tiga Perusahaan Diadukan Karyawannya

JAWA BARAT

CIANJUR, (PRLM).- Sudah tiga pengaduan mengenai tenaga kerja masuk ke Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kab. Cianjur selama dua pekan diawal tahun 2016.

Tiga Warga Garut Menghilang, Diduga Terkait Gafatar

JAWA BARAT

‪GARUT, (PRLM).- Tiga warga Kabupaten Garut yang dilaporkan hilang, diduga terkait jaringan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Ketiganya adalah ibu dan dua anaknya, Winarti (42) dan kedua anaknya, Sri Putri Rahma (17) dan Andi Permana (10). Mereka hilang sejak 28 Desember 2015 lalu.

Dua Pemburu Biyawak Hanyut di Sungai Cilutung

JAWA BARAT
SEJUMLAH warga sedang melihat tim SAR melakukan pencarian korban  hanyut di sungai Cilutung ketika sedang mencari biyawak, pada Selasa (12/1/2016).*

MAJALENGKA,(PRLM).- Dua orang pemburu biyawak Ade Rusnadi (30) dan Udin (25) warga Desa Biyawak, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka tenggelam di Sungai Cilutung, tepatnya di Desa Liangjulang, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, Selasa (12/1/2016), hingga kini kedua korban belum dite