Aturan Mengamankan Kuota Haji Belum Kuat

SOREANG, (PRLM).- Kasi Haji dan Umrah Kemenag Kab. Bandung, H. Dede Suherman mengatakan, aturam untuk mengamankan kuota haji belum kuat karena belum adanya KTP elektronik (e-KTP) secara nasional. "Program e-KTP baru berjalan efektif pada tahun ini, padahal calhaj sudah mendaftar beberapa tahun lalu ketika belum ada e-KTP," ucapnya saat hadir dalam pembukaan manasik haji KBIH Babussalam, Minggu (31/3).

Menurut Dede, untuk mengamankan kuota haji baru sebatas surat keterangan domisili dari pihak kecamatan yang mudah diurus. "Harus ada aturan lebih ketat agar kuota haji Jawa Barat bisa aman dari serbuan kaum Muslimin luar Jawa Barat. Diperkirakan dampak pemberlakuan E-KTP baru terasa pada lima tahun mendatang," ujarnya.

Kemenag Kab. Bandung.kata Dede akan menerima pendaftaran siapa saja asalkan persyaratan memenuhi. Ketika akan ada pemberangkatan haji ternyata mereka mutasi bisa dilakukan asalkan alasannya jelas dan kuat.(A-71/A-147)***

Baca Juga

Kenaikan Harga Bahan Pokok di Cimahi Masih Wajar

CIMAHI, (PR).- Menjelang Hari Raya Idulfitri 1437 H, Wali Kota Cimahi Atty Suharti melakukan inspeksi mendadak ke pasar tradisional dan pasar modern guna memantau harga dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat, Selasa 28 Juni 2016.

Kelabui Petugas, Miras Dikemas Dalam Teko Biar Mirip Air Teh

BANDUNG, (PR).- Pemerintah Kota Bandung telah memberikan 2 sanksi kepada bar/pub yang tertangkap basah menjual minuman keras (miras) pada bulan Ramadan. Selain tidak boleh buka sampai Lebaran, bar/pub tersebut juga harus memberikan pendapatan mereka untuk kegiatan sosial.