Aturan Mengamankan Kuota Haji Belum Kuat

SOREANG, (PRLM).- Kasi Haji dan Umrah Kemenag Kab. Bandung, H. Dede Suherman mengatakan, aturam untuk mengamankan kuota haji belum kuat karena belum adanya KTP elektronik (e-KTP) secara nasional. "Program e-KTP baru berjalan efektif pada tahun ini, padahal calhaj sudah mendaftar beberapa tahun lalu ketika belum ada e-KTP," ucapnya saat hadir dalam pembukaan manasik haji KBIH Babussalam, Minggu (31/3).

Menurut Dede, untuk mengamankan kuota haji baru sebatas surat keterangan domisili dari pihak kecamatan yang mudah diurus. "Harus ada aturan lebih ketat agar kuota haji Jawa Barat bisa aman dari serbuan kaum Muslimin luar Jawa Barat. Diperkirakan dampak pemberlakuan E-KTP baru terasa pada lima tahun mendatang," ujarnya.

Kemenag Kab. Bandung.kata Dede akan menerima pendaftaran siapa saja asalkan persyaratan memenuhi. Ketika akan ada pemberangkatan haji ternyata mereka mutasi bisa dilakukan asalkan alasannya jelas dan kuat.(A-71/A-147)***

Baca Juga

PT BRIL Pertanyakan Molornya Salinan Putusan

BANDUNG, (PR).- PT. Bandung Raya Indah Lestari (BRIL) mengambil sikap untuk mengajukan keberatan kepada PN Bandung atas putusan hakim Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Sudah sebulan salinan putusan tersebut belum juga diterima PT BRIL.

Desa Cibodas dan Jatisari Sudah Terhubung

SOREANG,(PR).- Prajurit TNI AU Bakorda Bandung bergotong-royong membuka akses jalan yang menghubungkan dua desa Kecamatan Kutawaringin yakni Desa Cibodas dengan Desa Jatisari.