Pencairan Bantuan Desa Harus Penuhi Semua Syarat

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Asisten Daerah (Asda) IV Bidang Administrasi Pemprov Jabar Iwa Karniwa mengatakan pencairan bantuan desa mutlak hanya dapat dilakukan jika syarat permohonan sudah terpenuhi dengan lengkap. Hal ini disampaikanya menanggapi pertanyaan sekitar 120 kepala desa Kab. Sukabumi di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Rabu (20/3/13).

Iwa mengatakan syarat permohonan bantuan keuangan untuk desa, pertama surat permohonan pencairan bantuan keuangan dicap dan ditandatangani kepala desa, kedua proposal dilengkapi dengan rincian rencana penggunaan bantuan keuangan, ketiga salinan fotocopy atas nama kepala desa, keempat fotocopy rekening aktif atas nama pemerintah desa bukan atas nama pribadi kepala desa serta rekening ini tidak boleh ganti-ganti, kelima kuitansi rangkap empat dan bermaterai yang cukup serta ditandatangai dengan cap dari kepala desa.

“Ini harus lengkap karena kami tidak ingin terkait masalah hukum di kemudian hari. Sebelum 24 Februari kalau ada yang belum lengkap lalu cair, ini akan menjadi masalah dan akan di blow up. Oleh karena itu, mohon maaf biro keuangan melaksanakan ini sedetail mungkin sehingga hanya 11 yang lengkap dan dicairkan. Dari Biro keuangan itu hampir setiap minggu dipanggil oleh KPK, kejati, dan kepolisian sehingga kronologis tanggal juga selalu harus dilihat. Alhamdulillah tidak ada masalah karena kami ketat dalam pencairan,” kata Iwa.

Melihat proses yang panjang dan detail ini, Iwa meminta maaf karena pencairan bisa terjadi lambat. Namun menurutnya pencairan lambat lebih baik dari pada ada masalah. “Ini sudah ada dalam anggaran dan pasti cair itu yang penting. Pemeriksaan begitu gencar dari aparat hukum jadi kami harus hati-hati dan lengkap. Maaf kalau jadi lambat,” kata Iwa. (A-199/A-108)***

Baca Juga

Pemprov Jabar Kembali Raih Opini WTP

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2014.

Cabuli Pasien ABG, Vonis 9 Tahun untuk Dukun

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Ari Mulyana, dukun cabul, divonis 9 tahun penjara oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung dalam sidang yang digelar Selasa (9/6/2015). Selain kurungan badan, Ari juga dikenakan denda Rp 60 juta subsider 2 bulan kurungan.

Cuaca Buruk, Jagalah Kesehatan

BANDUNG RAYA
Cuaca Buruk, Jagalah Kesehatan

Warga Keluhkan Proses Pembuatan SIM di Polres Bandung

BANDUNG RAYA
SEJUMLAH  pemohon SIM menunggu panggilan petugas di Ruang Pelayanan SIM, Mapolres Bandung, Kamis (11/6/2015). Proses pembuatan SIM dinilai rumit dan berbelit-belit.*

SOREANG, (PRLM).- Proses pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kepolisian Resor Bandung dikeluhkan lantaran dinilai ribet dan berbelit-belit. Akibatnya, banyak pemohon SIM yang mencari jasa calo untuk mempercepat proses tersebut.