Filipina Bekukan Undang-undang Kontrasepsi

LUAR NEGERI

MANILA, (PRLM).- Mahkamah Agung Filipina membekukan sementara penerapan undang-undang baru yang memberikan akses gratis kontrasepsi.

Putusan mahkamah diambil melalui voting dengan perbandingan suara 15:5. Langkah ditempuh menyusul sejumlah petisi pembekuan atau pembatalan undang-undang. Dengan ketetapan ini maka undang-undang baru tersebut untuk sementara dibekukan sampai 18 Juni.

Juru bicara Mahkamah Agung Filipina Theodore Te pada tanggal tersebut kasus ini akan dibawa ke pengadilan untuk mendengarkan pendapat pihak yang mendukung dan yang menentang.

Wartawan BBC di Filipina Kate McGeown melaporkan undang-undang baru sebenarnya akan memberikan jaminan bagi warga Filipina untuk mendapatkan akses kontrasepsi.
Mengentaskan kemiskinan

Presiden Benigno Aquino sangat mendukung rencana itu dengan alasan langkah diperlukan untuk mengurangi tingkat kelahiran yang tinggi pada saat ini.

Selain itu UU tersebut diharapkan membantu mengentaskan penduduk dari kemiskinan. "Namun kelompok-kelompok Katolik mengatakan undang-undang itu merupakan serangan terhadap nilai-nilai inti gereja Katolik," jelas Kate McGeown.

Sekitar 85% penduduk Filipina beragama Katolik.

Presiden Benigno Aquino menandatangani UU kontrasepsi pada Desember 2012 setelah diperdebatkan dan ditunda selama 14 tahun. (bbc/A-147)***

Baca Juga

Sejak 2011 Kelompok Ekstremis di Libia Meningkat

LUAR NEGERI

TRIPOLI, (PRLM).- Pemerintahan Libia saat ini menghadapi masa-masa yang sangat sulit karena sejak Muammar Qaddafi tumbang empat tahun lalu, jumlah kelompok ektrimis pun bertambah.

Sejumlah Wilayah Afganistan Berhasil Dikuasai Taliban

LUAR NEGERI

KABUL, (PRLM).- Pemimpin Taliban Mullah Omar yang punya satu mata tersebut - karena mata lainnya rusak - selama ini menjadi pemimpin Taliban yang sangat dekat dengan Alqaidah.

PM Cameron Tegaskan Posisi Inggris Soal Migran di Calais

LUAR NEGERI

LONDON, (PRLM).- Inggris tidak akan menjadi "tempat penampungan" bagi para migran di Calais, kata PM Inggris David Cameron, sesudah ratusan pengungsi terus berusaha menyeberang ke Inggris.

Sadis, Pemukim Yahudi Bakar Rumah, Bayi Palestina Tewas

LUAR NEGERI

TEL AVIV, (PRLM).- Seorang bayi Palestina tewas dalam aksi pembakaran yang diduga dilakukan oleh pemukim Yahudi di Tepi Barat, kata polisi Israel.