Bisa Mengajar Mata Pelajaran Lain

Mendikbud Pastikan Guru TIK tidak Akan Diberhentikan

PENDIDIKAN

BANDUNG, (PRLM).- Teknologi Informasi dan Komputer kurikulum 2013 tidak lagi sebagai mata pelajaran yang diajarkan. Akan tetapi TIK akan menjadi sarana pembelajaran pada semua mata pelajaran.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengatakan meskipun begitu guru-guru TIK dipastikan tidak akan diberhentikan dari sekolah karena para guru TIK diharapkan dapat mengajar mata pelajaran lainnya.

Guru TIK SMAN 4 Bandung Wuryanta mengatakan sampai saat ini belum ada informasi yang pasti mengenai nasib guru TIK dalam kurikulum 2013. Dia mengaku sempat mengajukan pertanyaan kepada salah satu tim penyusun kurikulum mengenai posisi guru TIK yang tidak jelas tapi tidak mendapat jawaban pasti. Sementara itu guru TIK yang sudah tersertifikasi di Jawa Barat sudah cukup banyak jumlahnya.

"Guru-guru telah tersertifikasi TIK kan tidah guru negeri saja tapi juga guru swasta. Untuk wilayah Jabar pada 2011 ada sekitar 70-80 orang guru yang tersertifikasi. Setiap tahun ada sekitar 80-an guru TIK yang tersertifikasi sedangkan di kurikulum 2013 tidak ada lantas bagaimana," katanya di Kota Bandung, Senin (18/3/2013).

Wuryanta juga menilai jika guru TIK yang bersertifikasi harus mengajar mata pelajaran lain maka secara payung hukum dan penugasaan tidak sesuai. Untuk mengajar harus punya sertifikat mengajar kalau guru fisika harus mengajar mapel fisika begitu juga dengan TIK. "Dikhawatirkan nanti akan konflik horizontal berbenturan dengan guru mapel yang punya sertifikat mapel lain," ujarnya.

Sementara itu menangapi kepastian dari Mendikbud mengenai tidak adanya pemecatan untuk guru TIK, Wuryanta menilai memang tidak mudah memecat guru berstatus PNS. Akan tetapi yang perlu dipikirkan adalah nasib guru-guru TIK di sekolah swasta dan yang berstatus honorer. "Guru PNS memang panjang urusan kalau mau pecat tapi kalau guru honorer kan tergantung yayasan Untuk PNS tidak segampang mem-PHK buruh di pabrik tapi temen-temen di swasta yang honorer itu," katanya. (A-208/A-147)***

Baca Juga

Siswa Daftar PPDB Jalur Akademis Secara Online

PENDIDIKAN
SEJUMLAH siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi antre menyerahkan berkas.*

CIMAHI, (PRLM).- Hari pertama pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) Tahun 2015 jalur akademik secara online diminati masyarakat. Mereka memilih kesempatan pertama untuk mendaftarkan anak-anaknya melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP-SMA di Kota Cimahi.

ITB Beri Penghargaan untuk Menko Kemaritiman

PENDIDIKAN
MENTERI Koordinator (Menko) Kemaritiman RI Indroyono Soesilo, membacakan orasi ilmiahnya di Aula Barat ITB, Jalan Ganeca, Kota Bandung, Jumat (3/7/2015). Indroyono dianugerahi penghargaan "Ganesha Prajamanggala Bakti Adi Utama", yakni penghargaan yang dib

NEM Tinggi Tersingkir oleh SKTM

PENDIDIKAN
SEORANG calon siswa SMP yang belum diterima di sekolah pilihannya, duduk menunggu orangtuanya yang mengadukan keluhannya ke kantor Wali Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Kota Bandung, Senin (6/7/2015).

121.653 Peserta Lolos SBMPTN

PENDIDIKAN
JAKARTA, (PRLM).- Sebanyak total 121.653 peserta dinyatakan lolos Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Nasional (SBMPTN) 2015. Jumlah tersebut dari total pendaftar 602.499 peserta yang mengikuti SBMPTN.