DPRD Kab. Bandung Persoalkan Pengurangan Kursi di Dapil Empat

SOREANG,(PRLM).- Komisi A DPRD Kab. Bandung mempersoalkan pengurangan kursi DPRD Kab. Bandung di daerah pemilihan (Dapil) IV Kec. Bojongsoang. Cileunyi, dan Cilengkrang dari tujuh kursi menjadi enam kursi. Padahal, jumlah penduduk di Dapil IV bertambah sehingga diduga ada kesalahan jumlah penduduk dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcasip) Kab. Bandung.

Hal itu dikatakan Ketua Komisi A DPRD Kab. Bandung Hj. Eti Hilman dalam rapat kerja Komisi A, Senin (18/3). Rapat kerja dihadiri Ketua KPU Kab. Bandung H. Osin Permana dan Kepala Disdukcasip Kab. Bandung H. Salimin.

"Terjadi perbedaan data yang mencolok antara data jumlah pemilihan gubernur kemarin dengan data baru yang dikeluarkan Kemendagri. Data Kemendagri berasal dari Disdukcasip Kab. Bandung," kata Eti.

Menurut Salimin, perbedaan data jumlah pemilih pada saat Pilgub dan pemilihan legislatif berasal dari data yang sama yakni Disdukcasip Kab. Banduyng yang diserahkan ke Kemendagri. "Data dari Kemendagri kemudian diserahkan ke KPU Jabar untuk Pilgub. Kami juga tidak tahu cara pengolahan data di KPU Jabar," katanya.

Sedangkan untuk pemilihan legislatif tahun 2014 dari Kemendagri diserahkan kepada KPU kabupaten/kota. "Kami akan berkoordinasi kepada Kemendagri untuk mempersoalkan masalah ini," katanya.(A-71/A-107)***

Baca Juga

Deden Hidayat Ketua DPD Golkar Kota Bandung

BANDUNG, (PR).- Deden Hidayat terpilih secara aklamasi untuk melanjutkan jabatannya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandung hingga 2019 mendatang.

Wajah Perubahan Berganti Menjadi Status Quo

BANDUNG, (PR).- Keterwakilan wajah-wajah perubahan diganti dengan wajah status quo dalam langkah politik reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Joko Widodo.

Pilkada Serentak di Jabar 2015, Golput Tertinggi

BANDUNG, (PR).- Angka partisipasi pemilih pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak di Jawa Barat tahun 2015 lalu, paling rendah dibandingkan dengan proses pelaksanaan pemilihan umum di Jawa Barat lainnya, seperti pemilihan gubernur tahun 2013, pemilihan legialif dan presiden 2014.