Mendorong Iklim Investasi

87% Kabupaten/Kota Sudah Memiliki PelayananTerpadu

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Pentingnya penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di setiap daerah, membuat Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) terus mensosialisasikannya. Menurut Direktur Pengembangan Ekonomi Daerah Ditjen Bangda Kemendagri Widodo Sigit Pudjianto, hingga kini sudah ada 87% atau 486 daerah (kabupaten/kota) yang memiliki PTSP dari 530 kabupaten/kota seluruh Indonesia.

"PTSP merupakan metode perbaikan pelayanan birokrasi untuk investor yang mulai diterapkan sejak 2006. Peran PTSP yaitu sebagai sebuah upaya pelayanan publik yaitu menyederhanakan pelayanan perizinan mulai dari sistem, percepatan waktu dan kepastian biaya," ucap Widodo di Jakarta, Senin (11/3) malam.

Menurut dia, dengan adanya penyederhanaan pelayanan itu tentunya akan menjadi pendorong untuk meningkatkan daya saing daerah dan mendorong iklim investasi serta usaha yang kondusif. Selain itu, PTSP merupakan langkah efektif dalam mencegah KKN dan tentunya akan meningkatkan pendapat asli daerah.

Widodo menuturkan, ada beberapa hambatan wilayah tidak memiliki PTSP, pertama adalah cara pikir daerah yang belum ingin berubah. Kedua adalah terkait pendapatan daerah. "Jadi itu kan ada pungutan-pungutan yang sebenarnya nggak jelas dan dimasukan ke anggaran daerah, takutnya mereka kurang," katanya.

Dia pun menyontohkan, daerah yang belum memiliki sistem PTSP seperti Provinsi Papua. "Papua itu belum ada sama sekali, jadi masih dengan konsep yang lama," ujarnya.

Ia mengatakan, untuk memulai usaha di Papua saat ini masih sangat sulit. Para investor harus melewati berbagai perizinan dari satu dinas ke dinas yang lain. "Kalau di Papua itu tadi seperti di dinas-dinas yang ada, perdagangan, pertanian, jadi masih kesana kemari perizinannya," paparnya.

Untuk itu, Dia pun menargetkan tahun 2013 semua kabupaten/kota telah memiliki PTSP. "Jadi harusnya di kabupaten Puncak Jaya Papua itu harus bikin," katanya.

Dia menambahkan, tidak ada sanksi yang terlalu serius bagi daerah yang belum memiliki PTSP. Sampai saat ini pihaknya hanya bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Sanksinya kita cuma pembinaan dari inspektorat dan tidak ada punishment," tuturnya. (A-194/A-147)***

Baca Juga

PDHI Siap Gelar Pameran Terbesar Hewan Kesayangan

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) akan menorehkan sejarah di Indonesia dengan mengadakan Indo Pet Expo 2015 yang merupakan pameran pertama dan terbesar, mengenai dunia hewan kesayangan serta semua pelaku yang berkiprah dalam industri terkait. .

Data Tunggal Pertanian Mutlak Diperlukan

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Ketersediaan data tunggal produk-produk pertanian mutlak diperlukan Indonesia. Hal itu untuk memajukan pertanian nasional terutama saat perjadi perubahan iklim dunia seperti saat ini. Tanpa data tunggal,

Polemik Pemberian Soekarno Award bagi Presiden Korea

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM)- Rencana pemberian penghargaan Soekarno Award kepada pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, seharusnya dilatari kepentingan agar Korea Utara dapat lebih membuka diri kepada dunia.

Angin Puting Beliung Hebohkan Warga Mukomuko

NASIONAL
ANGIN yang berputar garis lurus itu membuat awan menjadi gelap di wilayah Mukomuko. Tidak hanya itu, awan hitam pusaran angin itu berbentuk seperti kerucut turun menuju bagian bawah.*
BENGKULU, (PRLM).- Warga Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Minggu (2/8/2015), dihebohkan dengan angin puting beliung, yang muncul di sekitar Pantai Indah Mukomuko, Kecamatan Kota Mukomuko, Kabupaten Mukomuko.