RI Kehilangan Peluang Jadi Mediator Korut dan Korsel

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Anggota Komisi I DPR RI Sidarto Danusubroto merasa sikap diplomasi RI yang mendukung penjatuhan sanksi PBB pada Pemerintah Korea Utara dalam tes dan pengembangan nuklir kurang tepat.

Menurut Sidarto, akan lebih cantik kalau kita ini bersikap abstain. "Korut kan negara yang dikucilkan oleh komunitas dunia internasional," ujar Sidarto di Jakarta, Senin (11/3/13).

Sidarto khawatir, putusan mendukung bisa mempersulit posisi Indonesia dalam kelanjutan hubungan baik yang sudah terjalin dengan Korut selama ini. Jika tadinya RI bersikap abstain, jelas ke depannya RI sangat berpeluang untuk menjadi mediator antara Korut dan Korsel.

"Kalau kita ikut mengucilkan Korut, negara itu bisa lebih nekad lagi. Karena orang atau negara yang dalam posisi terjepit itu akan lebih radikal lagi," tukasnya.

Buktinya, saat PBB mengumumkan penjatuhan sanksi lagi terhadap Korut, negara tersebut langsung beraksi dengan men-declair siap perang.

"Apakah orang, satu kelompok, atau suatu negara, kalau dia dikuncilkan, dia akan lebih radikal. Apalagi dia punya kekuatan nuklir. Kita sadari, bahwa ketegangan di satu kawasan akan berdampak pada kawasannya lainnya. Ini kita sudah ikut serta dalam menambah ketegangan di kawasan itu," tandasnya.(kominfo/A-108)***

Baca Juga

Muktamar Ke-47 Muhammadiyah

Gerakan Pencerahan Muhammadiyah Berlangsung Dinamis

NASIONAL

MAKASSAR, (PRLM).- Gerakan Pencerahan Muhammadiyah berlangsung dengan cukup dinamis. Cukup banyak cabang dan ranting baru yang didirikan atau dihidupkan kembali, serta tak sedikit amal usaha baru yang bisa didirikan, khususnya dalam bidang pelayanan kesehatan.

Muktamar Ke-47 Muhammadiyah

2.568 Pemegang Hak Pilih Tentukan Pimpinan Muhammadiyah

NASIONAL

MAKASSAR, (PRLM).- Korps Serba Guna (Kosegu) memperketaet pengamanan dalam pemilihan calon pimpinan PP Muhamamdiyah di Muktamar ke-47 Muhammadiyah di Universitas Muhamamdiyah Makassar (Unismuh), Rabu (5/8/2015).

Dua Sejoli Kepergok Berbuat Mesum di Gua Lebar

NASIONAL
SAMPANG, (PRLM).- Gara-gara kepergok berbuat mesum di sekitar lokasi wisata Gua Lebar Desa Rongtengah, Kecamatan Kota, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, sepasang kekasih dinikahkan paksa oleh warga setempat.
 

Suami Kerja di Malaysia, Istri Punya Hubungan Gelap

NASIONAL
PAMEKASAN, (PRLM).- Sesosok mayat bayi ditemukan terbungkus plastik di areal Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Korong Laok, Desa Sana Tengah, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.