RIdwan Kamil Maju Pilwalkot Bandung 2013

RIDWAN Kamil menyampaikan pemaparannya saat acara Deklarasi Dukungan Pencalonan Sebagai Walikota 2013-2018 di Gedung Indonesia Menggugat (GIM), Jln. Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Minggu (10/3).Pencalonan dirinya untuk menjadi  Walikota Bandung 2013
ARMIN ABDUL JABBAR/PRLM
RIDWAN Kamil menyampaikan pemaparannya saat acara Deklarasi Dukungan Pencalonan Sebagai Walikota 2013-2018 di Gedung Indonesia Menggugat (GIM), Jln. Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Minggu (10/3).Pencalonan dirinya untuk menjadi Walikota Bandung 2013 tersebut memperoleh dukungan dari 23 partai politik non parlemen. *

BANDUNG, (PRLM).- Ridwan Kamil resmi mendeklarasikan diri sebagai calon Walikota Bandung 2013-2018 di Gedung Indonesia Menggugat, Minggu (10/3/13). Dalam deklarasinya, Ridwan mengajak seluruh warga untuk bersama-sama membangun Bandung menjadi kota harapan yang memberikan kesejahteraan dan kenyamanan hidup.

"Bandung hari penuh masalah dan cenderung sakit. Saya tak rela martabat kota ini dipermalukan. Saya hanya punya ilmu dan pengalaman, Dengan keterbatasan, saya mencoba memperbaiki kota Bandung melalui kekompakan serta kepedulian warganya,"kata Ridwan Kamil saat memberikan sambutan. Menurutnya, Kota Bandung bukan hanya masalah tempat. "Kalau mendengar kata Bandung, maka yang diingat orang adalah kreatifitas, kekompakan, kepedulian,"ucapnya.

Oleh sebab itu, tutur dia, semua identitas Bandung tersebut harus menjadi modal bagi warganya untuk lebih sejahtera dan mendapatkan kenyamanan. "Bandung diciptakan sebagai kota percontohan. Kota ini dihormati sejak sejarahnya ada, sehingga Konferensi Asia Afrika diselenggarakan di sini,"ucapnya.

Lebih lanjut, Ridwan menuturkan, visi yang dibawanya sebagai kandidat Walikota Bandung adalah semangat untuk bekerja bagi warga Kota Bandung. Terkait pasangan untuk maju dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwalkot) Bandung 2013, Ridwan mengatakan sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah partai. "Kalau tak ada halangan pada 16-17 Maret 2013, saya berpasangan dengan pasangan yang dikomunikasikan itu,"ucapnya.

Dikatakan Ridwan, akan deklarasi kedua dengan pasangan yang sudah pasti bersamanya. "Saya punya modal awal 6,7 persen dari partai menengah kecil dan survey dari lembaga Instrat yang menempatkan saya baik sebagai Bandung satu maupun dua berada di atas 30 persen,"ucapnya. Dia berharap, modal itu bisa mendongkrak menjadi 40 hingga 50 persen dukungan kepadanya.

Mengenai komunikasi dengan partai, Ridwan mengakui sedang dekat dengan Partai Demokrat dan PKS. Saat disinggung mengenai kemungkinan hanya menjadi Wakil Walikota, dia mengatakan bisa mempertimbangkannya. "Saya itu tipe orang pekerja, kalau ada pihak nomor satu yang memberikan porsi kerja yang cukup untuk mewujudkan gagasan perbaikan Kota Bandung bukan tak mungkin saya pertimbangkan,"katanya. (A-201/A-108)***

Baca Juga

Bawaslu Jabar Ajak Pramuka Awasi Pilkada Serentak

SOREANG, (PR).- Pramuka Kwartir Daerah Jawa Barat menandatangani nota kesepahaman bersama dengan Badan Pengawas Pemilu Jawa Barat. Penandatangan nota kesepahaman ini bertujuan agar anggota Pramuka ikut serta aktif mengawasi pelaksanan pilkada serentak yang digelar 2017.

Baleg dan Menkes Bahas RUU Kekarantinaan Kesehatan

JAKARTA, (PR).- Posisi Indonesia sebagai negara kepulauan dengan sekitar 17.504 pulau yang terdiri dari pulau besar atau kecil memiliki posisi sangat strategis karena berada pada jalur lalu lintas perdagangan international.

DPR: KPU Jangan Terlalu Gampang Minta Uang

JAKARTA, (PR).- Petinggi Komisi Pemilihan Umum mengeluhkan jumlah anggaran pada tahun 2017 kurang dari kebutuhan yang diajukan. Sementara pada tahun tersebut akan ada pilkada serentak gelombang II.

UU Perbukuan Segera Terbit

JAKARTA, (PR).- Anggota Komisi X DPR RI , Popong Otje Djundjunan menegaskan melalui RUU Sistem Perbukuan nanti, tak boleh ada buku teks yang tidak sesuai dengan proses belajar-mengajar di sekolah.