Headlines

Rosemary “Punkrock Show Live in Concert”

HENDRO SUSILO/"PRLM"
HENDRO SUSILO/"PRLM"
AKSI para personel Rosemary di atas panggung memukau para penggemarnya.*

BANDUNG, (PRLM).- Adakah band yang pernah menggelar konser tunggal di Lapangan Gasibu? Jika pertanyaan itu cukup sulit atau sangsi untuk dijawab, mari ubah sedikit pertanyaannya: band apakah yang terakhir kali menggelar konser tunggal di Lapangan Gasibu? Rosemary adalah jawabannya.

Sabtu (9/3) malam menjadi momen bersejarah bagi band asal Bandung yang mempopulerkan genre skatepunk di tanah air ini. Kelompok bermusik yang dibentuk dari keisengan di arena skate ini telah bermetamorfosa menjadi band besar yang mampu menyedot ribuan Wars (We Are Skatepunkers, sebutan fan Rosemary), dalam konser tunggalnya yang bertajuk “Punkrock Show Live in Concert”.

Lapangan Gasibu selama ini lebih sering menjadi tempat berlangsungnya pertunjukan musik kolosal yang menampilkan sejumlah band atau musisi dalam satu panggung. Tetapi Indra Gatot (vokal/gitar), Ink (gitar/vokal), Fajar (bas/backing vocal), dan Denny (drum) berhasil menjadi penguasa lapangan yang berada tepat di hadapan ikon Jawa Barat, Gedung Sate, itu.

Starring Bane (terompet), Ndik ”Bandung Inikami Orcheska” (trombon), Viko ”Don Lego” (saksophone), Firman “GoodBoyBadminton” (keyboard), serta Alexandria String Orchestra, Rosemary membuka aksinya melalui lagu “Siti Batang”, setelah BMX rider beratraksi di depan panggung. Setting panggung memang diatur sedemikian rupa sehingga menyerupai skate park. Terdapat dua wahana permainan skate di depan panggung dan di dalam panggung.

Langsung dilanjut dengan lagu “That’s All” dan “My Fault” yang mengandung irama reggae dan turut dinyanyikan secara masal, Ink dan Gatot lantas menyapa ribuan muda-mudi yang kebanyakan datang berpakaian serba hitam.

“Jangan terlalu serius menanggapi ini sebagai suatu konser, kita enjoy saja di sini. Satu hal, jalin terus persaudaraan dan perdamaian, jangan ada keributan. Damai itu indah,” tutur Gatot, setelah lagu “Heroes” berkumandang. Ink lalu menimpali, “Musik itu universal, untuk dinikmati bersama-sama.”

Berikutnya ditampilkan lagu “Fans of Freedom” yang juga menjadi judul album kedua dari band yang namanya mencatut dari tokoh di film porno ini. Kor penonton masih berlanjut ketika lagu “The Words” disajikan. Rampung membawakan lagu “I Never”, panggung menjadi lengang lantaran gimmick permainan skate dan BMX kembali hadir.

Bersama Lookass yang merupakan vokalis band trashpunk Tcukimay, lagu “Drunk Song” mengalirkan adrenalin kepada para Wars. Moshing penonton pun hadir dengan sendirinya di antara ribuan orang yang bergoyang pogo sambil ber-headbanging ria.

Selain menghadirkan Lookass, Rosemary mengundang Gania Alianda untuk menyanyikan lagu “Supergirl” dan “Punk Girl”. Gania yang memang menyertakan suaranya dalam rekaman lagu “Supergirl” akhirnya kembali berkolaborasi dengan Rosemary setelah menghilang sekian lama.

Artist kejutan yang ditampilkan dalam konser ini ternyata adalah Bobby Kool, vokalis Superman is Dead. Bersamanya, Rosemary menyuguhkan lagu “We Are Skatepunkers” yang kemudian menjadi role model para penggemar Rosemary dan cover single NOFX yang berjudul “Kill All The White Man” yang populer di kalangan skaters.

Sebelumnya, Gatot sempat memainkan lagu “War is Over” secara akustik, dengan bantuan empat pemain biola dari Alexandria String Orchestra. Drummer multigenre Gebeg yang bergabung bersama beberapa band juga hadir untuk beradu skill dengan Danny. Menariknya, kolaborasi dentuman drum yang mereka hasilkan sempat mengundang para Wars untuk menyendandungkan yel-yel Persib.

Hal tersebut seakan mengingatkan, pada waktu yang bersamaan tim sepakbola kebanggaan publik Jawa Barat itu sedang melangsungkan pertandingan. Rosemary menanggung konsekuensi kehilangan penggemarnya yang lebih memilih untuk menonton Persib. Tetapi konser tunggal mereka toh tetap berlangsung meriah. Tampil selama sekitar dua jam, Rosemary membawakan total 18 lagu dan mengakhiri presentasi musiknya dengan gaung lagu “Punkrock Show” bersama para penonton. (A-203/A-147)***

Cu