KPU Kota Bandung Cocokkan Data Rekapitulasi Suara Senin (11/3/13)

BANDUNG, (PRLM).- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung akan mencocokkan kembali data rekapitulasi suara dukungan jalur perseorangan Senin (11/3/13) lusa. Hal ini menyusul adanya keberatan dari saksi Budi Setiawan - Rizal Firdaus pada saat rapat pleno terbuka, Jumat kemarin. Data yang akan dicocokkan adalah data awal pada 15 Februari 2013 lalu dengan data dari PPK yang dibacakan pada rapat pleno tersebut.

Meskipun demikian, Ketua KPU Kota Bandung Apipudin menjelaskan berita acara rekapitulasi jumlah suara ditandatangani oleh semua saksi. "Tadi siang semua saksi dari empat bakal calon yang kemarin hadir dalam rapat pleno menandatangi hasil rekapitulasi berkas dukungan," ujarnya ketika ditemui di Kantor KPU Jln. Soekarno Hatta No. 260, Sabtu (9/3/13) siang.

Menanggapi keberatan tersebut Apipudin mengatakan secara teknis angka yang tidak sinkron tersebut mungkin saja terjadi. Setelah dikoreksi nantinya akan dibuatkan berita acara dan diberikan kepada saksi yang keberatan.

Selain itu KPU Kota Bandung juga merevisi jumlah suara yang harus dikumpulkan bakal calon yang tidak memenuhi syarat.

Pasangan Budi Setiawan - Rizal Firdaus harus mengumpulkan 89.780 suara, Wahyudin Karnadinata - Tonny Aprillani 47.698 suara, dan pasangan Wawan Dewanta - M. Sayogo 15.774 suara.

KPU memberikan kesempatan untuk memperbaiki jumlah dukungan dan mengumpulkannya pada 25-29 Maret mendatang.

Seperti diberitakan sebelumnya, pasangan jalur perorangan masih diperbolehkan untuk mendaftar Pilwalkot pada 11-17 Maret. Apipudin mengimbau agar bakal calon untuk mendaftarkan diri di awal-awal masa pendaftaran. Sehingga ketika masih ada persyaratan yang kurang, masih sempat untuk dilengkapi. (A-201/Vady-Job/A_88)***

Baca Juga

DPD RI Desak Pemerintah Evaluasi UU Otsus Papua

JAKARTA,(PR).- Ketua Komite I DPD RI Akhmad Muqowam mendorong pemerintah untuk segera mengevaluasi terhadap UU Otsus Papua dan Papua Barat, yaitu UU Nomor 21 tahun 2001 secara menyeluruh dan komprehensif untuk menguatkan integrasi Papua dan Papua Barat ke dalam NKRI, dan memajukan kesejahteraan m

Tommy Tidak Siap Jadi Calon Ketua Umum Partai Golkar

NUSA DUA, (PR).- Hutomo Mandala Putra merasa tidak siap untuk maju memperebutkan posisi Calon Ketua Umum Partai Golkar. Oleh sebab itu, dia menyatakan tidak maju bersaing dan lebih memilih bakal calon yang telah mendeklarasikan diri.

Komite Etik Terima 205 Aduan Pelanggaran Selama Munaslub

NUSA DUA, (PR).- Selama penyelenggaraan Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar, Komite Etik telah menerima 205 aduan. Semua aduan yang masuk ada yang diterima melalui laporan lisan, SMS, maupun surat tertulis.