Konflik Sabah: Tentara Kesultanan Sulu Mutilasi Sejumlah Polisi Malaysia

KINABALU, (PRLM).- Konflik di Sabah antara pemerintah Malaysia dengan tentara Kesultanan Sulu terus mengeskalasi. Memasuki sepekan konflik di negara bagian Malaysia yang beribukotakan Kinabalu itu, sudah 27 orang tewas dari kedua belah pihak berseteru.

Tentara Sulu yang merupakan warga Filipina Selatan itu mengklaim wilayah Sabah sebagai milik Kesultanan Sulu dan meminta Malaysia mengembalikan itu. Namun, pemerintahan Najib Razak menolak itu. Ini menyebabkan kekerasan di Sabah tak kunjung henti. Bahkan, hubungan kedua belah pihak berseteru smeakin memanas.

Apalagi, belakangan ini ada laporan seperti dikutip Sydney Morning Herald, Kamis (7/3/13), tentara Sulu yang merupakan warga Muslim asal Filipina Selatan itu, melakukan praktik mutilasi terhadap sejumlah polisi Malaysia. Dilaporkan, insiden itu terjadi pada 2 Maret di Desa Simunul, Semporna, Sabah. (A-133/A-108)***

Baca Juga

Penikaman di Jepang, 19 Orang Tewas

TOKYO, (PR).- Sedikitnya 19 warga tewas akibat aksi penikaman yang terjadi di sebuah perumahan pusat perawatan penyandang cacat, Kota Sagamihara, Jepang, Selasa, 26 Juli 2016. Serangan dengan pisau itu terjadi sekitar pukul 02.30 dinihari waktu setempat.

Dewan Muslim Prancis Kecam Serangan di Gereja Rouen

PARIS, (PR).- Otoritas Dewan Muslim Prancis (CFCM) dan Dewan Muslim Daerah (CRCM) mengecam serangan yang dilakukan salah seorang warganya terhadap gereja Katolik Saint-Etienne-du-Rouvray di pinggiran Kota Rouen yang menewaskan Pastor Jaques Hamel berusia 86 tahun.