Konflik Sabah: Tentara Kesultanan Sulu Mutilasi Sejumlah Polisi Malaysia

KINABALU, (PRLM).- Konflik di Sabah antara pemerintah Malaysia dengan tentara Kesultanan Sulu terus mengeskalasi. Memasuki sepekan konflik di negara bagian Malaysia yang beribukotakan Kinabalu itu, sudah 27 orang tewas dari kedua belah pihak berseteru.

Tentara Sulu yang merupakan warga Filipina Selatan itu mengklaim wilayah Sabah sebagai milik Kesultanan Sulu dan meminta Malaysia mengembalikan itu. Namun, pemerintahan Najib Razak menolak itu. Ini menyebabkan kekerasan di Sabah tak kunjung henti. Bahkan, hubungan kedua belah pihak berseteru smeakin memanas.

Apalagi, belakangan ini ada laporan seperti dikutip Sydney Morning Herald, Kamis (7/3/13), tentara Sulu yang merupakan warga Muslim asal Filipina Selatan itu, melakukan praktik mutilasi terhadap sejumlah polisi Malaysia. Dilaporkan, insiden itu terjadi pada 2 Maret di Desa Simunul, Semporna, Sabah. (A-133/A-108)***

Baca Juga

Gerakan Anti-Trump Cari Terobosan di Wisconsin

WISCONSIN, (PR).- Tempat-tempat pemungutan suara hari Selasa 5 April 2016 dibuka untuk pemilihan pendahuluan calon presiden Partai Demokrat dan Partai Republik di Wisconsin, di mana Senator Texas Ted Cruz dan Senator Vermont Bernie Sanders berusaha mencapai perolehan besar untuk mengalahkan kandi

23 Tewas dalam Serangan Militer ke Abu Sayyaf

MANILA, (PR).- Tentara Filipina menggempur sekelompok kelompok pemberontak Abu Sayyaf, dengan serangan 10 jam di Pulau Basilan, Sabtu, 9 April 2016. Sebanyak 23 orang tewas dan 73 lainnya luka, kata seorang juru bicara militer Filemon Tan, Minggu, 10 April 2016.