Konflik Sabah: Tentara Kesultanan Sulu Mutilasi Sejumlah Polisi Malaysia

KINABALU, (PRLM).- Konflik di Sabah antara pemerintah Malaysia dengan tentara Kesultanan Sulu terus mengeskalasi. Memasuki sepekan konflik di negara bagian Malaysia yang beribukotakan Kinabalu itu, sudah 27 orang tewas dari kedua belah pihak berseteru.

Tentara Sulu yang merupakan warga Filipina Selatan itu mengklaim wilayah Sabah sebagai milik Kesultanan Sulu dan meminta Malaysia mengembalikan itu. Namun, pemerintahan Najib Razak menolak itu. Ini menyebabkan kekerasan di Sabah tak kunjung henti. Bahkan, hubungan kedua belah pihak berseteru smeakin memanas.

Apalagi, belakangan ini ada laporan seperti dikutip Sydney Morning Herald, Kamis (7/3/13), tentara Sulu yang merupakan warga Muslim asal Filipina Selatan itu, melakukan praktik mutilasi terhadap sejumlah polisi Malaysia. Dilaporkan, insiden itu terjadi pada 2 Maret di Desa Simunul, Semporna, Sabah. (A-133/A-108)***

Baca Juga

Ini Perang Hinaan Antara Donald Trump dan Kim Jong-un

”BERMENTAL gila”, ”Hilang ingatan”, dan ”Si gila yang lepas kendali” adalah beberapa ungkapan yang dilontarkan dua pemimpin dunia, Donald Trump dan Kim Jong-un, untuk saling menyerang selama 2017 ini.

Fridtjof Nansen, "Orang Gila" yang Menyeberangi Kutub Utara

Sepanjang menempuh studi di Bergen pada 1887, Fridtjof Nansen selalu memikirkan proyeknya untuk bisa menyeberangi es di Greenland. Rencananya sungguh berani. Namun bagi banyak orang, itu adalah rencana gila.