Geng Motor Bantai Pegawai Biliar, Polres Tasikmalaya Temukan Barang Bukti

JAWA BARAT

TASIKMALAYA, (PRLM).- Masih ingat kasus pembunuhan terhadap kasir biliar bernama, Iis Patonah (39) warga Cempaka Warna, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya yang terjadi, Senin (2/4-2012) lalu?. Kasus yang sebelumnya mulai tenggelam karena polisi kehilangan jejak pelaku itu, kini mulai ada titik terang.

Jajaran Polres Tasikmalaya Kota saat ini sudah menemukan barang bukti, yakni motor korban yang raib dibawa pelaku saat itu. Bahkan dikabarkan polisi juga sudah menangkap enama orang yang diduga menjadi tersangka pembunuhan dan penadah motor korban. Kesemua tersangka anggota sebuah geng motor di Kota Tasikmalaya.

Kapolres Tasikmalaya Kota, Ajun Komisaris Besar Iwan Imam Susilo kepada wartawan, Jumat (1/3/13) mengatakan, terkuaknya kasus pembunuhan itu setelah pihaknya bekerja keras untuk menangkap pelakunya. Pihaknya membentuk tim khusus untuk melakukan penyelidikan. Hasilnya, kini identitas pelaku dan barang buktinya sudah berada di tangan polisi.

Ditanya apakah pembunuhan itu bermotif asmara, Iwan mengatakan, pembunuhan itu diduga tidak bermotif asmara. Namun pencurian dan pemberatan. Diduga pelaku sebagai kawanan gerombolan motor atau geng motor.

"Nanti saja untuk lebih jelasnya, karena saat ini masih ada pelaku yang belum diamankan. Nanti kalau semuanya sudah beres, kita akan ekspos," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus pembunuhan terhadap Iis Patonah ini sempat menghebohkan warga Kota Tasikmalaya. Kasir di sebuah tempat billiar di Kota Tasikmalaya ini ditemukan tewas di gorong-gorong Jalan Kebangsaan, Kelurahan Tawangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, pagi hari.

Saat ditemukan, korban masih berbusana daster warna hitam dan rok warna ungu. Korban diduga tewas akibat dibunuh dengan cara dianiaya, kemudian dimasukan ke dalam gorong-gorong.Korban mengalami luka-luka di bagian kepala dan kedua kakinya. Saat ditemukan sebagian besar badan korban masuk gorong-gorong. (A-97/E-18/A-108)***

Baca Juga

Tak Ada Pasokan Air, Petani Enggan Tanami Lahan Produktif

JAWA BARAT

SUMBER, (PRLM).- Dampak dari kekeringan berkepanjangan yang melanda wilayah Kabupaten Cirebon semakin parah. Bahkan, jelang musin tanam kedua tahun ini, petani bakal gigit jari. Hal itu dikarenakan pada musim kemarau yang terus berkepanjangan dipastikan mereka akan gagal tanam dan panen.

4.278 Ha Tanaman Padi di Kab. Indramayu Puso

JAWA BARAT

INDRAMAYU, (PRLM).-Sebanyak 4.278 hektare tanaman padi mengalami puso dan 15.273 hektare lainnya yang tersebar di 18 kecamatan di Kabupaten Indramayu, kini terancam kekeringan.

Cianjur Dapat Sekitar 510 BSPS-BK

JAWA BARAT

CIANJUR,(PRLM).- Kabupaten Cianjur dipastikan akan kembali mendapatkan Bantuam Stimulan Perumahan Swadaya Berbasis Komonitas (BSPS-BK) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Pemkot Sukabumi Gugat Pengembang yang Ingkar Janji Sediakan Pemakaman

JAWA BARAT

SUKABUMI, (PRLM).- Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, Rabu (5/8/2015) menuduh sejumlah pengembang perumahan ingkar janji tidak menyediakan tempat pemakaman. Padahal, saat mengajukan permohonan izin para pengembang melampirkan lahan pemakaman yang tersaji dalam siteplan pembuatan perumahan.