Kreatif, Sawah Apung Atasi Banjir di Padaherang

SAWAH padi apung yang ditanam di atas rakit di tengah persawahan yang hingga sekarang masih terendam banjir. Banjir yang terus melanda wilayah Kec. Padaherang, Kab. Ciamis akibat meluapnya Sungai Citanduy beserta anak sungainya, mampu memunculkan ide ceme
NURHANDOKO/PRLM
SAWAH padi apung yang ditanam di atas rakit di tengah persawahan yang hingga sekarang masih terendam banjir. Banjir yang terus melanda wilayah Kec. Padaherang, Kab. Ciamis akibat meluapnya Sungai Citanduy beserta anak sungainya, mampu memunculkan ide cemerlang. Kelompok Tani Mekar Bayu yang bersama Ikatan Petani Pengamat Hama Terpadu Indonesia tengah mengembangkan model sawah apung di wilayah Desa Ciganjeng, Kec. Padaherang *

CIAMIS, (PRLM).- Banjir yang terus menerus menenggelamkan ratusan hektare areal persawahan di wilayah Kecamatan Padaherang dan Kalipucang, Kabupaten Ciamis, ternyata memunculkan ide kreatif, yakni membuat sawah apung. Sawah tersebut bisa terapung karena tanaman padi ditanam di atas rakit yang diberi media tanam berupa sabut kelapa, serta media lain.

Gagasan membuat sawah terapung atau sawah apung terbut muncul dari petani yang tergabung dalam Kelompok Taruna Tani Mekar Bayu bekerja sama dengan Ikatan Petani Pengamat Hama Terpadu Indonesia (IPPHTI).

Tahap pertama sawah apung ditanam pada lahan seluas 100 bata, di atas rakit sebanyak 100 buah dibuat di Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang. Saat ini sawah yang terletak sekitar seratus meter dari pinggir jalan Kota Banjar- Pangandaran tumbuh subur.

"Banjir merupakan kejadian yang terus berulang setiap tahun, air surutnya sangat lama sehingga petani banyak kehilangan musim tanam. hasil diskusi bersama, muncul ide membuat sawah apung. kami semakin tertantang untuk dapat menaklukan kondisi, awalnya memang sempat ragu, akan tetapi saat ini kami optim is bakal berhasil," ujar Ketua Taruna Tani Mekar Bayu Ciganjeng, Tahmo Cahyono, Selasa (19/2/13). (A-101/A-88)***

Baca Juga

Pemuda Cikarang Isi Munggahan dengan Bebersih Kampung

CIKARANG, (PR).- Sedikitnya 200 Karang Taruna Cikarang Kota menggelar aksi "Bebersih Kampung", Jumat, 27 Mei 2016. Kegiatan yang baru pertama kali diselenggarakan ini bakal dijadikan agenda wajib memasuki bulan suci Ramadan, atau biasa disebut munggahan.

Situ Bagendit Baru Diteliti, Belum Dikeruk

GARUT, (PR).- Kegiatan perusahaan di Situ Bagendit Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, dinilai tak melanggar aturan. Pihak perusahaan belum melakukan pengerukan, namun hanya melakukan penelitian kandungan di dalam situ.

Baru Dibangun, Turap Tegalwaru Kini Ambrol

KARAWANG, (PR).- Turap atau penahan tanah yang baru rampung dibangun beberapa pekan silam di Desa Cipunegara dan Desa Medalsari, Kecamatan Tegalwaru kembali ambrol. Kuat dugaan, turap tersebut ambrol akibat kontruksi bangunan kurang kokoh.

Mahasiswa UI Ditemukan Tewas di Kamar Kos

DEPOK, (PR).- Seorang mahasiswa Universitas Indonesia ditemukan tewas tergantung di kamar kosnya di RT 04 RW 03, Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok. Korban ditemukan tewas terjerat tali.