Headlines
Seharusnya Jadi Kawasan Pedestrian dengan CFD atau CFN

Jalan Braga Akan Dimeriahkan Braga Weekend Market 2013

BANDUNG, (PRLM).- Keberadaan Jalan Braga sebagai ikon Kota Bandung seharusnya menjadi daerah pedestrian yang semarak oleh pasar kreatif dan pertunjukan seni. Oleh sebab itu, untuk mewujudkan Jalan Braga sebagai pusat perdagangan, jasa, hiburan serta seni dan budaya perlu diberlakuan Car Free Night (CFN) dan Car Free Day (CFD) di sepanjang jalan tersebut.

Demikian kata Ketua Galur Braga Diro Aritonang dalam acara Braga Car Free Night/Car Free Day, Braga Weekend Market 2013 di Hotel Gino Feruci, Jumat (8/2/13).

"Sebenarnya gagasan ini sudah ada sejak Wali Kota Bandung melakukan revitalisasi Jalan Braga pada 2008. Akan tetapi, pada perkembangan selanjutnya hingga 2012, harapan masyarakat tentang pasar kreatif yang dikenal masyarakat sebagai Braga Weekend Market belum muncul," ucapnya.

Dia menambahkan, Braga Weekend Market merupakan perpaduan antara CFN dan CFD yang diselenggarakan setiap sebulan sekali. "Acara dilaksanakan setiap malam minggu dan hari minggu pada awal bulan," ujar Diro.

Dikatakan dia, untuk semakin memeriahkan Braga Weekend Market, setiap penyelenggaraan selalu memiliki tema yang disesuaikan dengan momen-momen yang berkaitan dengan hari besar, khusus serta berdasarkan tradisi atau genre kesenian.

"Jalan Braga adalah jalan paling istimewa di Kota Bandung karena memiliki hari ulang tahun yang diperingati setiap 18 Juni,"ucap Diro.

Dengan demikian, nilai sejarah yang kental membuat Jalan Braga menjadi tujuan para wisatawan dan pengunjung menghabiskan waktu liburnya. "Dengan adanya acara tersebut, kita ingin menciptakan tempat yang relaks pada siang dan malam dengan mempergunakan jalan andesit Braga," ujarnya.

Lebih lanjut, Diro menuturkan, penyelenggaraan Braga Weekend Market akan dilaksanakan pada 6-7 April 2013 dengan tema perdana "Panceg dina galur, ngajaga tradisi lembur". (A-201/A-88)***

Customize This