Kebijakan Satu Anak di Cina "Makan" Korban Anak Kecil

BEIJING, (PRLM).- Kebijakan satu anak di Cina telah menyebabkan tragedi bagi sejumlah keluarga di negara komunis tersebut, seperti yang dialami pasangan suami istri Chen Liandi and his wife Li Yuhong asal Kota Wenzhou, Provinsi Zhejiang.

Seperti dilaporkan Sky News, Kamis (7/2), petugas BKKBN Cina mendatangi rumah mereka setelah mendapat kabar bahwa pasangan tersebut memiliki tiga orang anak.

Padahal, sesuai aturan, warga di kota hanya dibolehkan memiliki seorang anak. Kecuali jika kedua pasangan merupakan anak tunggal, dibolehkan memiliki dua anak tetapi ini pun harus melalui proses berbelit.

Singkat cerita, setelah didatangi petugas, keluarga Liandi diminta untuk segera membayar denda sebesar 40.000 yuan (Rp 64 juta) lantaran telah melanggar kebijakan satu anak. Liandi sempat berargumen, bahkan berkelahi gara-gara denda tersebut.

Saat berdebat itulah, seorang anaknya yang masih balita terjatuh ke jalan raya. Pada saat yang sama, sebuah mobil pemerintah melintas dan sang bayi pun terlindas hingga meninggal dunia. (A-133/A-89)***

Baca Juga

Donald Trump Akan Agresif di Asia Pasifik

JAKARTA, (PR).- Ketua Ikatan Keluarga Alumni Hubungan Internasional Universitas Padjajaran (IKAHI Unpad) Irman G Lanti menilai Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan bertindak agresif di Asia Pasifik terutama menyangkut urusan politik dan keamanan.

Penyerangan Masjid di Quebec, New York Waspada

NEW YORK, (PR).- Usai insiden penembakan di masjid Quebec yang menwaskan 6 orang, kepolisian New York (NYPD) AS meningkatkan patroli di berbagai rumah ibadah di kota kediaman keluarga Donald Trump tersebut.