Kebijakan Satu Anak di Cina "Makan" Korban Anak Kecil

LUAR NEGERI

BEIJING, (PRLM).- Kebijakan satu anak di Cina telah menyebabkan tragedi bagi sejumlah keluarga di negara komunis tersebut, seperti yang dialami pasangan suami istri Chen Liandi and his wife Li Yuhong asal Kota Wenzhou, Provinsi Zhejiang.

Seperti dilaporkan Sky News, Kamis (7/2), petugas BKKBN Cina mendatangi rumah mereka setelah mendapat kabar bahwa pasangan tersebut memiliki tiga orang anak.

Padahal, sesuai aturan, warga di kota hanya dibolehkan memiliki seorang anak. Kecuali jika kedua pasangan merupakan anak tunggal, dibolehkan memiliki dua anak tetapi ini pun harus melalui proses berbelit.

Singkat cerita, setelah didatangi petugas, keluarga Liandi diminta untuk segera membayar denda sebesar 40.000 yuan (Rp 64 juta) lantaran telah melanggar kebijakan satu anak. Liandi sempat berargumen, bahkan berkelahi gara-gara denda tersebut.

Saat berdebat itulah, seorang anaknya yang masih balita terjatuh ke jalan raya. Pada saat yang sama, sebuah mobil pemerintah melintas dan sang bayi pun terlindas hingga meninggal dunia. (A-133/A-89)***

Baca Juga

Angkatan Laut AS Lansir Video Penembakan Roket oleh Iran

LUAR NEGERI

WASHINGTON, (PRLM).- Angkatan Laut Amerika Serikat hari Sabtu (9/1/2016) melansir video yang katanya memperlihatkan kapal-kapal militer Iran menembakkan roket di dekat sebuah kapal induk Amerika, kapal-kapal perang Barat lainnya dan kapal komersial di Selat Hormuz.

Presiden Afghanistan Tinjau Provinsi yang Dimasuki ISIS

LUAR NEGERI

KABUL, (PRLM).- Presiden Afghanistan, Minggu (10/1/2016), pergi ke provinsi Nangarhar, Afghanistan timur dan bertemu dengan para pejabat dan pemuka suku meninjau keprihatinan karena kemajuan ISIS di provinsi yang berbatasan dengan Pakistan itu.

PM Shinzo Abe Berjanji Memenangkan Pemilu Majelis Tinggi

LUAR NEGERI

TOKYO, (PRLM).- Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe berjanji akan memenangkan pemilu Majelis Tinggi musim panas tahun ini untuk mencapai agenda kebijakannya.

Abe bertemu para pendukungnya di Shimonoseki, Provinsi Yamaguchi, Senin (11/1/2016).

Jepang Upayakan Dialog dengan Korut

LUAR NEGERI

TOKYO, (PRLM).- PM Shinzo Abe mengatakan Jepang akan terus mempertimbangkan untuk memberikan sanksi tegas bagi Korea Utara menyusul uji coba nuklir negara itu pada pekan lalu, tetapi Jepang juga akan terus bernegosiasi untuk mengembalikan warga negaranya yang diculik.