Kebijakan Satu Anak di Cina "Makan" Korban Anak Kecil

BEIJING, (PRLM).- Kebijakan satu anak di Cina telah menyebabkan tragedi bagi sejumlah keluarga di negara komunis tersebut, seperti yang dialami pasangan suami istri Chen Liandi and his wife Li Yuhong asal Kota Wenzhou, Provinsi Zhejiang.

Seperti dilaporkan Sky News, Kamis (7/2), petugas BKKBN Cina mendatangi rumah mereka setelah mendapat kabar bahwa pasangan tersebut memiliki tiga orang anak.

Padahal, sesuai aturan, warga di kota hanya dibolehkan memiliki seorang anak. Kecuali jika kedua pasangan merupakan anak tunggal, dibolehkan memiliki dua anak tetapi ini pun harus melalui proses berbelit.

Singkat cerita, setelah didatangi petugas, keluarga Liandi diminta untuk segera membayar denda sebesar 40.000 yuan (Rp 64 juta) lantaran telah melanggar kebijakan satu anak. Liandi sempat berargumen, bahkan berkelahi gara-gara denda tersebut.

Saat berdebat itulah, seorang anaknya yang masih balita terjatuh ke jalan raya. Pada saat yang sama, sebuah mobil pemerintah melintas dan sang bayi pun terlindas hingga meninggal dunia. (A-133/A-89)***

Baca Juga

Pelaku Teror Berlin Tewas Dalam Baku Tembak di Italia

BERLIN, (PR).- Pelaku serangan teroris di Berlin yang menewaskan 12 orang dan melukai 50 lainnya, tewas dalam baku tembak dengan dua polisi Italia di Milan, sekitar 750 kilometer dari Berlin.

Dalam Tiga Hari, Filipina Amankan Sabu Senilai 187 Juta USD

MANILA, (PR).- Di tengah bencana topan yang melanda Filipina pada 26 Desember 2016 lalu, pemerintah setempat mengumumkan soal keberhasilan aparat mereka merangsek pabrik sabu atau methamphetamine di kota San Juan dekat Manila.

Donald Trump Ragukan Kinerja CIA

WASHINGTON, (PR).- Kurang dari dua pekan menjelang pelantikan Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat, sang miliuner asal New York tersebut justru membuat pernyataan yang meragukan kredibilitas lembaga intelejen AS, CIA.