Bandung-Garut Kini Bisa Lewat Pangalengan atau Cikajang

USEP USMAN NASRULLOH/"PRLM"
USEP USMAN NASRULLOH/"PRLM"
GUBERNUR Jawa Barat Ahmad Heryawan meninjau panel dokumentasi perbaikan jalan di Desa Pangalengan, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Kamis (31/1). Jalan yang diperbaiki sepanjang 92,7 Kilometer dari Pangalengan-Cisewu-Rancabuaya dan Cikajang-Pameungpeuk. Perbaikan jalan selain memberikan kenyamanan bagi pengendara juga untuk mendukung kelancaran perekomonian rakyat.*

SOREANG, (PRLM).- Guna meningkatkan perekonomian wilayah Jawa Barat bagian selatan, dilakukan peningkatan ruas jalan Bandung-Pangalengan-Rancabuaya dan ruas Cikajang-Pameungpeuk. Ruas jalan tersebut diyakini selain berdampak baik bagi pertumbuhan perekonomian juga bagi dunia pariwisata Jawa Barat.

Demikian dikatakan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan ketika meresmikan Peningkatan Jalan Pangalengan - Cisewu - Rancabuaya dan Cikajang - Pameungpeuk di Kantor Desa Pangalengan, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Kamis (31/1/13).

“Dengan jalan ini, pergerakan orang dan barang akan lancar. Lalu, dampak ke perekonomian, dan kesejahteraan pun meningkat,” jelasnya.

Heryawan mengatakan, pemerintah pun ingin mendekatkan kawasan Selatan dengan kawasan tengah dan utara.

Dua paket yang dikerjakan oleh Dinas Binar Marga Jawa Barat yakni paket pertama adalah peningkatan Jalan Pangalengan - batas Bandung, dan Garut - Talegong, dengan target efektif 21,7 kilometer. Dengan anggaran Rp 89,52 miliar.

Paket kedua adalah peningkatan Ruas Jalan Talegong - Cisewu - Rancabuaya dengan target efektif 9,6 kilometer dan target fungsional sepanjang 36,5 kilometer. Anggaran yang digunakan untuk peningkatan jalan tersebut sebesar Rp 89,75 miliar.

Sementara itu, pada jalan Cikajang - Pameungpeuk memakan anggaran Rp 52,91 miliar. Pada proyek tersebut target efektif sepanjang 24,9 kilometer. Jalan tersebut merupakan penghubung Garut dengan Kawasan Strategis Provinsi (KSP) Pameungpeuk.

Sementara itu, Kepala Dinas Binamarga Provinsi Jawa Barat, Guntoro mengatakan, kedua ruas jalan yang ditingkatkan adalah jalur vertikal strategis. Dengan begitu, akan ada banyak potensi yang dapat ditingkatkan dan dioptimalkan.

"Ini adalah langkah strategis. Kemudian, kami akan menyelesaikan peningkatan jalur horisontal Jabar Selatan, dan meningkatkan kualitas jalur vertikal antara Utara dan Selatan Jawa Barat," jelasnya. (A-195/A-88)***

Komentari di Facebook !
Customize