Pelaksanaan Sistem Administrasi Indonesia Belum Sesuai

BANDUNG, (PRLM).- Sistem administrasi Indonesia sudah mulai tertata dan terbenahi tapi dalam pelaksanaan masih kurang sesuai. Antara aturan hukum dengan law enforcemen masih berbeda itu. Ini dikarenakan tingkat pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) yang belum memadai.

"Sekarang ini administrasi publik atau negara dengan perubahan sistem pilkada atau pemilu secara langsung membutuhkan sistem administrasi yang benar. Padahal kenyataan yang dilihat di lapangan masih terjadi banyak kekeliruan baik teknis maupun kebijakan," kata Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Bagasasi Bambang Soelistiyono di ruang kerjanya, Jln. Cukang Jati, Kota Bandung, Selasa (22/1/13).

Menurutnya, sistem administrasi mulai dari RT/RW hingga provinsi bahkan negara harus sinkron. Untuk menjalankan sistem administrasi yang baik itu membutuhkan SDM yang terdidik baik di perguruan tinggi maupun pendidikan non formal. Minat masyarakat mempelajari administrasi baik publik mauapun bisnis setiap tahunnya terus mengalami peningkatan walaupun jumlahnya tidak begitu signifikan.

"Kalau dulu orang berpikir administrasi publik hanya untuk pemerintahan saja tapi ternyata tidak begitu,terutama untuk calon anggota legislatif yang akan memikirkan negara mereka tepat sekali kuliah di administrasi negara sehingga mereka tahu apa persoalan negara dan jika menemukan kebuntuan dapat dicari solusinya," kata Bambang.

Begitu juga dengan administrasi bisnis yang jika para lulusan dapat mengembangkan akan sangat prospektif terutama dengan wilayah Indonesia yang memiliki potensi wisata. Bambang berharap 152 lulusan STIA Bagasasi yang diwisuda Rabu (23/1/13) dapat mengembangkan potensi diri dengan baik.

"Mereka dapat mengembangkan diri baik di perguruan tinggi sebgai dosen atau berkarir di pemerintah maupun menjadi anggota legislatif. Untuk lulusan Administrasi Bisnis dapat juga berkarya di bidang bisnis dengan berwirausaha," ucap Bambang. (A-208/A-108)***

Baca Juga

Ini Hasil Lengkap KPID Jabar Award 2017

BANDUNG, (PR).- Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat kembali menggelar KPID Jabar Award tahun ini. KPID Jabar Award yang digelar untuk ke-10 kalinya ini kembali memberikan apresiasi kepada insan penyiaran di Jawa Barat.

Warga Cibiru Salat Berjemaah di Lapangan Terbuka

SUBUH keliling menjadi program Pemerintah Kota Bandung yang kini rutin dijalankan Pimpinan Kota Bandung disetiap minggu, salah Satunya Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto yang sudah rutin menggelar Shalat Shubuh Keliling ke setiap daerah di Kota Bandung di Hari Minggu.

Pemkot Cimahi Bongkar Bangunan Liar di Muara Takus

CIMAHI, (PR).- Berdiri puluhan tahun, bangunan liar akhirnya dibongkar di Jalan Muara Takus Raya RT 6 RW 18 Kel. Melong, Kec. Cimahi Selatan Kota Cimahi, Senin, 20 November 2017.