Situasi di Suriah Semakin tak Menentu

LUAR NEGERI

DAMASKUS, (PRLM).-Situasi Suriah semakin tidak menentu. Konflik antara pasukan pemerintah dan oposisi masih terus berkecamuk, bahkan mengeskalasi sehingga korban jiwa terus bertambah.

Dilaporkan korban meninggal dalam konflik yang sudah berlangsung selama 22 bulan itu mencapai lebih dari 65.000 orang.

Begitu juga dengan jumlah pengungsi Suriah, setiap hari terus bertambah dan keadaan mereka ini dilaporkan sangat memprihatinkan.

Parahnya, berdasarkan data PBB, mayoritas pengungsi Suriah masih anak-anak.

Menurut koordinator Regional UNHCR (Badan PBB Urusan Pengungsi) untuk Suriah, Panos Moumtzis, Minggu (20/1), jumlah pengungsi anak-anak di luar negeri yang saat ini mencapai 642 ribu orang. Jumlah total pengungsi Suriah saat ini mencapai 1,1 juta orang.

Dengan demikian, lebih dari separuh pengungsi Suriah tersebut masih berstatus anak-anak.

Seperti diketahui, krisis Suriah yang meletup sejak Maret 2011 lalu, telah menyebabkan rakyat Suriah mengungsi ke negara-negara tetangga, seperti Turki, Libanon, Yordania, Irak, Mesir, dan negara-negara di Afrika Utara. (A-133/A-89)***

Baca Juga

Presiden Afghanistan Tinjau Provinsi yang Dimasuki ISIS

LUAR NEGERI

KABUL, (PRLM).- Presiden Afghanistan, Minggu (10/1/2016), pergi ke provinsi Nangarhar, Afghanistan timur dan bertemu dengan para pejabat dan pemuka suku meninjau keprihatinan karena kemajuan ISIS di provinsi yang berbatasan dengan Pakistan itu.

PM Shinzo Abe Berjanji Memenangkan Pemilu Majelis Tinggi

LUAR NEGERI

TOKYO, (PRLM).- Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe berjanji akan memenangkan pemilu Majelis Tinggi musim panas tahun ini untuk mencapai agenda kebijakannya.

Abe bertemu para pendukungnya di Shimonoseki, Provinsi Yamaguchi, Senin (11/1/2016).

Jepang Upayakan Dialog dengan Korut

LUAR NEGERI

TOKYO, (PRLM).- PM Shinzo Abe mengatakan Jepang akan terus mempertimbangkan untuk memberikan sanksi tegas bagi Korea Utara menyusul uji coba nuklir negara itu pada pekan lalu, tetapi Jepang juga akan terus bernegosiasi untuk mengembalikan warga negaranya yang diculik.

Sejak 3 Desember, tak Ada Lagi Kasus Ebola di Liberia

LUAR NEGERI

MONROVIA, (PRLM).- Berakhirnya epidemi ebola ditandai dengan tak adanya kasus baru di Liberia dalam 42 hari terakhir ini. Liberia menjadi satu-satunya negara di Afrika yang baru Desember lalu bebas ebola.