Situasi di Suriah Semakin tak Menentu

DAMASKUS, (PRLM).-Situasi Suriah semakin tidak menentu. Konflik antara pasukan pemerintah dan oposisi masih terus berkecamuk, bahkan mengeskalasi sehingga korban jiwa terus bertambah.

Dilaporkan korban meninggal dalam konflik yang sudah berlangsung selama 22 bulan itu mencapai lebih dari 65.000 orang.

Begitu juga dengan jumlah pengungsi Suriah, setiap hari terus bertambah dan keadaan mereka ini dilaporkan sangat memprihatinkan.

Parahnya, berdasarkan data PBB, mayoritas pengungsi Suriah masih anak-anak.

Menurut koordinator Regional UNHCR (Badan PBB Urusan Pengungsi) untuk Suriah, Panos Moumtzis, Minggu (20/1), jumlah pengungsi anak-anak di luar negeri yang saat ini mencapai 642 ribu orang. Jumlah total pengungsi Suriah saat ini mencapai 1,1 juta orang.

Dengan demikian, lebih dari separuh pengungsi Suriah tersebut masih berstatus anak-anak.

Seperti diketahui, krisis Suriah yang meletup sejak Maret 2011 lalu, telah menyebabkan rakyat Suriah mengungsi ke negara-negara tetangga, seperti Turki, Libanon, Yordania, Irak, Mesir, dan negara-negara di Afrika Utara. (A-133/A-89)***

Baca Juga

Madu dari Bangkai Halal atau Haram

WASHINGTON, (PR).- Tak semua madu yang diproduksi oleh lebah didapatkan dari serbuk sari bunga atau madu bunga, percaya atau tidak ternyata ada golongan lebah yang membuat madu dari hewan yang telah mati.

Ribuan Warga Filipina Diungsikan Terkait Bahaya Topan Dahsyat

MANILA, (PR).- Mengantisipasi terjadinya serangan topan dahsyat Nock-Ten dengan kecepatan angin 235 Km per jam tersebut, pemerintah Filipina pun mengevakuasi ribuan warga dari kawasan timur provinsi Catanduanes Serangan topan tersebut, seperti dilaporkan AFP, Minggu 25 Desember 2016, telah menyeb

Obama Belum Umumkan Sanksi untuk Rusia

WASHINGTON, (PR).- Tiga pekan menjelang lengser, Presiden Amerika Serikat Barack Obama ingin memastikan Rusia mendapat pelajaran terkait dugaan peretasan yang mengintervensi Pemilihan Presiden AS pada November lalu.