20 Ribu Sekolah Terima Peranti Lunak Tata Cara Laporan BOS

BANDUNG, (PRLM).- Sebanyak 20 ribu perangkat lunak (software) tata cara pelaporan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sudah disebarkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar).

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, software yang sudah diberikan harus dimanfaatkan sehingga laporan BOS tertata rapi. Dengan begitu, semua orang bisa melihat penggunaan dana BOS tersebut.

"Cara menggunakan software ini sangat mudah. Karena hanya membutuhkan operator dan komputer saja. Kita juga sudah beri pelatihan," kata Heryawan saat ditemui usai peluncuran Dana BOS Triwulan I, Januari-Maret 2013 di Aula Barat, Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (18/1/13).

Dengan begitu, Heryawan juga berharap tidak ada lagi kepala sekolah harus merangkap menjadi sekretaris dan bendahara. Kesalahan dalam laporan keuangan pun dimintanya tak terjadi karena ada software yang bisa menyeragamkan laporan.

"Sofware ini inisiatif Jabar yang sudah didistribusikan. Kalau satu provinsi seragam kan enak sehingga pelaporannya nanti juga akan seragam,” kata Heryawan. (A-199/A-88)***

Baca Juga

Redistribusi Guru Dimulai 2018

JAKARTA, (PR).- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memastikan proses redistribusi jumlah guru akan dimulai pada awal tahun 2018.

SISWA kelas XII IPA mengikuti Ujian Sekolah, di SMAN 5 Bandung, Jln. Belitung, Kota Bandung, Senin (17/3/2014). Ujian yang berlangsung hingga Sabtu (22/3/2014) itu, diikuti sebanyak 387 siswa dengan rincian 321 siswa IPA dan 66 siswa dari bidang IPS.*

Nilai USBN dan UN Tak Dipakai untuk SNMPTN dan SBMPTN

JAKARTA, (PR).- Nilai hasil ujian sekolah berstandar nasional (USBN) dan ujian nasional (UN) tidak akan dipakai untuk penerimaan seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) dan seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBM

Anak Muda, Jangan Golput!

BERGABUNG dengan partai politik adalah pilihan Kamal Nuryadin sejak Juni 2017.

Industri Didorong Dirikan Politeknik

JAKARTA, (PR).- Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi mendorong pihak industri untuk mendirikan dan mengelola politeknik secara mandiri.