Akibat Ulah Pendukung, Dortmund Didenda 20.000 Euro

OLAH RAGA

BERLIN, (PRLM).- Juara bertahan Liga Jerman Borussia Dortmund didenda 20.000 euro akibat masalah yang ditimbulkan para penggemar mereka di dua pertandingan kandang Liga Jerman, demikian disampaikan asosiasi sepak bola Jerman (DFB), Rabu (16/1/13).

Para pendukung Dortmund melemparkan korek api dan benda-benda lain ke lapangan pada pertandingan liga melawan rival regional Schalke 04 pada Oktober, sedangkan kiper Schalke Lars Unnerstall terkena lemparan koin.

Para penggemar juga menginterupsi pertandingan saat Dortmund menghadapi VfL Wolfsbrug pada Desember, setelah melemparkan gulungan kertas ke gawang tim tamu sehingga mendesak wasit untuk menghentikan pertandingan selama beberapa saat.

Liga Jerman dilanjutkan pada Jumat setelah selama empat pekan menjalani libur musim dingin, dengan Dortmund menghuni peringkat ketiga, tertinggal 12 poin dari pemuncak klasemen Bauern Munich. (rtr/A-108)***

Baca Juga

Liga Inggris

Tottenham Hotspur Siap Memboyong Sven Bender

OLAH RAGA

LONDON, (PRLM).- Klub kuat London Tottenham Hotspur, dilaporkan siap memboyong gelandang Borussia Dortmund Sven Bender ke Inggris.

Spurs sudah lama diketahui ingin menambah kekuatan di lini tengah dan salah satu pemain yang masuk dalam incaran adalah James McCarthy milik Everton.

Liga Inggris

Sunderland Upayakan Transfer Alexandre Pato

OLAH RAGA

LONDON, (PRLM).- Klub Liga Primer Inggris, Sunderland, disebut telah memulai negosiasi untuk mendatangkan penyerang Corinthians Alexandre Pato.

Liga Jerman

Borussia Dortmund Tepis Kabar Kepergian Sven Bender

OLAH RAGA

DORTMUND, (PRLM).- Melalui pelatih Thomas Tuchel, Borussia Dortmund memastikan bahwa Sven Bender tetap masuk dalam rencana klub di musim 2015/16 sehingga tidak ada peluang bagi klub peminat untuk memboyongnya pada musim panas ini.

Soal SK Pengukuhan PSSI, Kemenpora Minta KONI Konsisten

OLAH RAGA

JAKARTA, (PRLM).- Menanggapi keluarnya SK Pengukuhan PSSI, pihak Kemenpora lewat Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan yang juga juru bicara Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto kembali meminta konsistensi KONI.