Akibat Ulah Pendukung, Dortmund Didenda 20.000 Euro

BERLIN, (PRLM).- Juara bertahan Liga Jerman Borussia Dortmund didenda 20.000 euro akibat masalah yang ditimbulkan para penggemar mereka di dua pertandingan kandang Liga Jerman, demikian disampaikan asosiasi sepak bola Jerman (DFB), Rabu (16/1/13).

Para pendukung Dortmund melemparkan korek api dan benda-benda lain ke lapangan pada pertandingan liga melawan rival regional Schalke 04 pada Oktober, sedangkan kiper Schalke Lars Unnerstall terkena lemparan koin.

Para penggemar juga menginterupsi pertandingan saat Dortmund menghadapi VfL Wolfsbrug pada Desember, setelah melemparkan gulungan kertas ke gawang tim tamu sehingga mendesak wasit untuk menghentikan pertandingan selama beberapa saat.

Liga Jerman dilanjutkan pada Jumat setelah selama empat pekan menjalani libur musim dingin, dengan Dortmund menghuni peringkat ketiga, tertinggal 12 poin dari pemuncak klasemen Bauern Munich. (rtr/A-108)***

Baca Juga

Matthews Menang Sprint Etape XVI

ROMAN SUR ISERE,(PR).- Memenangi adu sprint finis di lomba balap sepeda paling bergengsi Tour de France (TdF) tak harus jadi milik sprinter terkemuka. Hal ini dibuktikan oleh Michael Matthews (26) asal Australia.

Striker Chelsea Kenedy Menyesali Video Rasisme yang Dibuatnya

GUANGZHOU, (PR).- Striker Chelsea Robert Kenedy mengaku menyesal dengan unggahan video berbau rasisme yang dibuatnya pada akun instagramnya. Ia akhirnya menyampaikan permintaan maaf setelah mendapatkan teguran dari klub, dan juga kecaman dari warga Tiongkok.

AJC 2017, Peluang Indonesia Raih Gelar Makin Berat

TANGERANG SELATAN, (PR).- Indonesia tinggal menyisakan satu wakil saja di sektor ganda campuran Asia Junior Championship 2017 nomor perorangan, setelah tiga pasangan Merah Putih lainnya tumbang di babak ketiga.

Pelanggaran Doping, UEFA Denda Manchester United

BERN, (PR).- Manchester United dan dua pemain mereka didenda UEFA, setelah mereka gagal memenuhi peraturan-peraturan anti-doping UEFA. Hal tersebut diutarakan badan sepak bola Eropa itu pada Senin, 31 Juli 2017 waktu setempat.