Rp 300 M Dana Pendamping BOS SMA/SMK

PENDIDIKAN

BANDUNG, (PRLM).- Pemerintah Provinsi Jawa Barat siapkan Rp 300 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan sebagai dana pendamping Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMA/SMK negeri dan swasta.

Dengan demikian 1.200 siswa SMA/SMK Jabar akan menerima Rp 1.000.000 BOS dari pemerintah pusat dan Rp 250.000 dana pendamping BOS provinsi mulai Juli 2013.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wahyudin Zarkasyi mengatakan karena diberikan mulai tahun ajaran baru 2013 maka akan mulai diglontorkan Rp. 500.000 dari pemerintah pusat dan Rp. 125.000 untuk dana pendamping.

"Uangnya sudah ada, akan diluncurkan ke sekolah-sekolah. Hanya perlu kami perbaiki mekanisme pencariannya saja agar sekolah tidak dirugikan,” kata Wahyudin di di Dinas Pendidikan Jawa Barat, Jln. Dr. Rajiman, Kota Bandung, Senin (14/1).

Dia mengatakan dana BOS pusat langsung disalurkan ke sekolah. Sementara dana pendamping provinsi untuk sekolah negeri diberikan ke bantuan keuangan dan untuk sekolah swasta diberikan langsung ke sekolah. (A-208/A-26).***

Baca Juga

Komunitas Muslim AS Perjuangkan Libur Sekolah untuk Idulfitri dan Iduladha

PENDIDIKAN

NEW YORK, (PRLM),- Seiring dengan semakin berkembangnya agama-agama minoritas di Amerika, banyak yang meminta agar sekolah negeri libur tidak hanya pada hari Natal dan Paskah, tapi juga pada hari raya keagamaan besar lainnya seperti Idulfitri dan Iduladha.

BOS untuk Madrasah Swasta Akhirnya Cair

PENDIDIKAN

CIANJUR, (PRLM).- Setelah dinantikan selama setengah tahun, akhirnya kabar gembira itu datang juga bagi madrasah swasta di Cianjur. Dana Bantuan Oparasional (BOS) yang selama ini belum juga cair, dipastikan pada minggu ini sudah bisa dicairkan.

Emil, "Perwal PPDB Bukan Sekadar Produk Pribadi"

PENDIDIKAN

BANDUNG, (PRLM).- Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil membeberkan bahwa peraturan wali kota Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bukan sekadar produk diri pribadi

Sekolah Swasta Persoalkan Penambahan Kuota Siswa Sekolah Negeri

PENDIDIKAN

BANDUNG,(PRLM).- Sekolah-sekolah swasta mempersoalkan kebijakan Pemkot Bandung yang menambah kuota siswa SMP, SMA, dan SMK negeri karena akan berdampak kepada kualitas pendidikan Kota Bandung. Sekolah-sekolah swasta juga khawatir akan banyaknya siswa yang tersedot ke sekolah negeri.