Pemerintah Harus Evaluasi Program Kebun Bibit Rakyat

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Sejak tahun 2010 pemerintah memberikan bantuan Kebun Bibit Rakyat (KBR) sebesar Rp. 50 juta untuk masyarakat dengan target menghasilkan 50 ribu bibit. Namun, pada tahun 2012, terjadi perubahan target dengan bantuan yang sama masyarakat di pulau Jawa ditarget menghasilkan 40.000 bibit dan masyarakat di luar pulau jawa ditarget menghasilkan 25.000 bibit.

“Untuk masyarakat yang senang menanam sengon, target itu mungkin bisa tercapai. Masyarakat senang dan Kemenhut juga senang karena program berjalan sesuai harapan”, kata anggota Komisi IV DPR-RI, Habib Nabiel Almusawa, kepada PRLM, Minggu (13/1/13).

Tetapi bagi masyarakat yang antusiasnya menanam karet seperti di Kalimantan Selatan, target tersebut sangat membebani mereka. “Di sini masyarakat juga bersemangat. Tapi semangatnya untuk mandapatkan uang bantuan sehingga mereka membuat pembibitan dengan menanam pohon apa saja yang penting mencapai target. Karena mencapai target, program KBR dianggap sukses. Tetapi belum tentu bibit itu kemudian oleh mereka ditanam di lahan kritis," katanya.

Kasus lain, mereka benar-benar membibitkan karet. Tetapi untuk mencapai target, maka karet yang dibibitkan itu bukan jenis karet yang berkualitas. Jenis karet itu hanya cocok sebagai batang bawah karet. “Mereka enggan menanam di lahan kritis karena jenis karet itu tidak akan menghasilkan getah karet yang menguntungkan”, katanyanya.

Sebagai gambaran, untuk membuat 1 bibit karet berkualitas siap tanam biaya produksinya berkisar antara Rp. 2.500 hingga Rp. 4.000 dan diperlukan waktu antara 12-18 bulan. Kalau biaya termurah adalah Rp. 2500, maka dengan Rp. 50 juta hanya akan dihasilkan maksimal 20 ribu bibit karet.

“Jadi untuk karet, target maksimal hasil KBR adalah 20 ribu bibit. Untuk hasil tersebut, masyarakat sudah banyak berkorban tenaga dan waktu”, katanya. (A-71/A-108)***

Baca Juga

Digugat Ahli Waris Dewi Sarah

Tanah Puskesmas Cimahi Milik Negara

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Danlanud Husen Sastranegara Ardhi Tjahjoko menyatakan status tanah yang diklaim kuasa hukum ahli waris Dewi Sarah, di Kota Cimahi, merupakan tanah milik negara yang tidak bisa diserahkan begitu saja.

Nasib TKW, Sudah Sengsara di Rantau, Saat Pulang Suami Kawin Lagi

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).-Tenaga Kerja Wanita (TKW) nasibnya sangat mengkhawatirkan. Mereka saat bekerja di luar negeri menderita karena dijadikan budak. Begitu juga saat pulang ke tanah air, anak telantar, suami kawin lagi.

Fahamnya Ada

Kapolda: Jabar Bukan Tempat Pelatihan ISIS

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Kapolda Jabar, Mochamad Iriawan, memastikan jika di Jawa Barat tidak ada satu pun tempat yang menjadi markas atau p‎un tempat pelatihan bagi para anggota ISIS yang menjadi isu hangat di kalangan masyarakat saat ini.

Renovasi Situs Sejarah Bekas LP Banceuy

BANDUNG RAYA
ADE BAYU INDRA/PRLM