Suaka Sawah Produktif dari Serbuan Alih Fungsi Lahan

BEBERAPA petani Desa Cempaka, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon memanen padi di sawah mereka yang semakin terjepit perumahan, Jumat (11/1/13). Untuk mengendalikan alih fungsi lahan sawah, Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon akan mengusulkan perlindungan te
HANDRIANSYAH/PRLM
BEBERAPA petani Desa Cempaka, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon memanen padi di sawah mereka yang semakin terjepit perumahan, Jumat (11/1/13). Untuk mengendalikan alih fungsi lahan sawah, Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon akan mengusulkan perlindungan terhadap 40.000 hektare sawah produktif.*

SUMBER, (PRLM).- Bupati Cirebon Dedi Supardi menginstruksikan Dinas Pertanian untuk segera menginventarisasi 40.000 hektare sawah produktif di Kabupaten yang akan dijadikan lahan basah abadi. Dedi bahkan menargetkan revisi Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (Perda RTRW) yang akan menjadi dasar hukumnya, rampung pada 2013.

Menurut Dedi, revisi Perda RTRW merupakan langkah awal untuk melindungi sawah produktif yang semakin berkurang dari tahun ke tahun. “Ini langkah awal, realisasinya mungkin akan berjalan cukup lama, tidak akan selesai tahun ini,” ujar Dedi ketika ditemui di Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Jumat (11/1/13).

Dedi menyambut baik rencana terbitnya Instruksi Presiden terkait moratorium lahan basah abadi. Begitu juga target perlindungan 40.000 hektare sawah produktif yang diwacanakan Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon.

Saat ini, kata Dedi, lahan sawah di Kabupaten Cirebon memang terus berkurang, seiring meningkatnya pembangunan infrastruktur dan perumahan masyarakat. “Saya harap Dinas Pertanian juga nantinya bisa membuka lahan baru untuk penanaman padi,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon akan mengusulkan 40.000 hektare sawah produktif di wilayah Utara dan Barat untuk dilindungi sebagai lahan basah abadi. “Jangan sampai lahan produktif itu ikut tergerus oleh perumahan dan industrialisasi, karena produktivitasnya bisa mencapai 7-8 ton per hektare,” kata Kepala Bidang Tanaman Pangan pada Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Wasman.(A-178/A-88)***

Baca Juga

Kementerian BUMN Gelar Bazar Murah 4.000 Paket Sembako

GARUT, (PR).- Sebanyak 4.000 paket kebutuhan pokok dijual murah pada bazar murah di Alun-alun Garut, Jumat 24 Juni 2016. Dari paket senilai Rp 150.000 itu, warga hanya perlu membayar sebesar Rp 25.000.

Aklamasi, Supriadi Jabat Ketua DPD KNPI Cianjur

CIANJUR, (PR).- Wakil Ketua Hubungan Antar Lembaga DPD KNPI Cianjur, Supriadi akhirnya terpilih menjadi Ketua DPD KNPI Periode 2016-2019 pada Musyawarah Daerah (Musda), ke-13 DPD KNPI Cianjur yang digelar di Wisma Sinar Kasih Pacet, Minggu, 26 Juni 2016.