Assad Akan Pidato Soal Situasi Terakhir Suriah kepada Warganya Malam Ini

DAMASKUS, (PRLM).-Di tengah eskalasi konflik Suriah, Presiden Suriah Bashar al-Assad , Minggu (6/1) malam waktu setempat, akan menyampaikan pidato kepada warganya soal perkembangan terakhir di negaranya.

Seperti diberitakan kantor berita Sana, pidato tersebut merupakan yang kali pertama sejak November 2012 lalu. Selama konflik Suriah berlangsung sejak Maret 2011 lalu, Assad terbilang jarang melakukan pidato di televisi.

Dilaporkan, dalam pidatonya nanti, Assad akan menyinggung kondisi terakhir di Damaskus dan wilayah lainnya di Suriah yang saat ini sedang bergejolak.

Sementara itu, pertempuran sengit masih terus melanda berbagai kota di Suriah. Dalam pertempuran terbaru dilaporkan, pasukan oposisi kini semakin mendekati ibu kota.

Sejak tiga bulan terakhir ini, kekuatan oposisi memang meningkat signifikan dan mereka berhasil menguasai sejumlah infrastruktur strategis seperti bandara dan jalan raya. (A-133/A-89)***

Baca Juga

Hasil Sementara, Clinton Unggul atas Trump

NEW YORK, (PR).- Setelah melalui proses pilpres yang melelahkan selama 18 bulan, termasuk berkampanye secara intensif dalam empat bulan terakhir, kini tiba saatnya capres Partai Demokrat Hillary Clinton (69) dan capres Partai Republik Donald Trump (70), menghadapi penilaian akhir dari rakyat AS.

Hillary Clinton Salahkan Direktur FBI Sebagai Biang Kekalahannya

NEW YORK, (PR).- Hillary Clinton dengan legawa mengakui kekalahannya pada pilpres lalu, kendati secara "popular votes", Hillary sebenarnya unggul tipis atas Donald Trump. Selisih suara di antara keduanya, seperti dilaporkan Reuters, Minggu 13 November 2016, mencapai 600.000 suara.

Aktivis Desak Penghitungan Suara Pilpres AS Diulang

WASHINGTON, (PR).- Hasil pilpres AS secara resmi baru akan diumumkan pada 29 November mendatang. Sepekan menjelang pengumuman tersebut, sejumlah aktivis dan akademisi mendesak otoritas berwenang AS untuk menghitung ulang hasil pemilu di Michigan, Pennsylvania, dan Wisconsin.