Assad Akan Pidato Soal Situasi Terakhir Suriah kepada Warganya Malam Ini

LUAR NEGERI

DAMASKUS, (PRLM).-Di tengah eskalasi konflik Suriah, Presiden Suriah Bashar al-Assad , Minggu (6/1) malam waktu setempat, akan menyampaikan pidato kepada warganya soal perkembangan terakhir di negaranya.

Seperti diberitakan kantor berita Sana, pidato tersebut merupakan yang kali pertama sejak November 2012 lalu. Selama konflik Suriah berlangsung sejak Maret 2011 lalu, Assad terbilang jarang melakukan pidato di televisi.

Dilaporkan, dalam pidatonya nanti, Assad akan menyinggung kondisi terakhir di Damaskus dan wilayah lainnya di Suriah yang saat ini sedang bergejolak.

Sementara itu, pertempuran sengit masih terus melanda berbagai kota di Suriah. Dalam pertempuran terbaru dilaporkan, pasukan oposisi kini semakin mendekati ibu kota.

Sejak tiga bulan terakhir ini, kekuatan oposisi memang meningkat signifikan dan mereka berhasil menguasai sejumlah infrastruktur strategis seperti bandara dan jalan raya. (A-133/A-89)***

Baca Juga

Bom di Layanan Polio Pakistan, Belasan Tewas

LUAR NEGERI

QUETTA, (PRLM).- Sejumlah pejabat kepolisian dan rumah sakit Pakistan mengatakan, sebuah aksi pemboman bunuh diri, Rabu (13/1/2016), di pusat vaksinasi polio di Pakistan barat daya menewaskan sedikitnya 14 orang dan melukai 23 lainnya.

Jelang Debat Bakal Capres Partai Republik, Obama Serang Trump

LUAR NEGERI

NEBRASKA, (PRLM).- Menjelang debat bakal calon presiden dari Partai Republik, Kamis (14/1/2016) malam di South Carolina, Presiden Barack Obama melanjutkan serangan terselubungnya terhadap bakal calon unggulan Donald Trump.

AS Pertimbangkan Langkah Aliansi Melawan Korut

LUAR NEGERI

TOKYO, (PRLM).- Seorang pejabat tinggi AS mengisyaratkan bahwa Amerika Serikat akan bekerja sama dengan Jepang dan Korea Selatan dalam mengambil langkah tambahan terhadap Korea Utara terkait uji coba nuklirnya baru-baru ini.

Austria Tolak Tampung Imigran yang Masuk Melalui Jerman

LUAR NEGERI

WINA, (PRLM).- Austria akan menolak menampung imigran yang memasuki negara ini melalui Jerman. Menurut Menteri Dalam Negeri Austria, Johanna Mikl-Leitner, para imigran yang memasuki wilayah Austria melalui Jerman seharusnya mengajukan permohonon suaka ke Jerman, dan bukan ke Austria.