Jumlah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Meningkat

SOREANG, (PRLM).- Setelah keluar Perda Kewajiban Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) membuat jumlah DTA Kab. Bandung meningkat drastis. Sebelum tahun 2010 jumlah DTA sekitar 1.500 buah, namun kini melonjak pesat menjadi 2.500 buah.

"Peningkatan juga terjadi dalam jumlah guru-guru DTA yang kini berjumlah sekitar 14.000 orang," kata Kasi Pekapontren Kemenag Kab. Bandung, H. Oni Suryana, di ruang kerjanya, Jumat (4/1/2013).

Menurut H. Oni, peningkatan jumlah DTA juga dipicu dengan adanya bantuan kesejahteraan dari Pemkab Bandung yang setiap tahun dianggarkan dalam APBD Kab. Bandung. "Kemenag sebagai lembaga pembina dan pengawas bertanggung jawab DTA berupaya meningkatkan mutu DTA. Misalnya, penyeragaman kurikulum, pembinaan guru, dan pengelolaan administrasi," ujarnya.

Hanya, Oni mengakui kelemahan DTA dalam pengelolaan karena semua DTA berstatus swasta dan swadaya dari masyarakat. "Warga memanfaatkan masjid, musala, atau mendirikan bangunan sederhana untuk DTA sehingga dalam segi pengelolaannya masih lemah," katanya.(A-71/A-147)***

Baca Juga

Perguruan Tinggi Swasta Dukung Penghapusan Kopertis

JAKARTA, (PR).- Perguruan tinggi swasta mendukung rencana pemerintah untuk membentuk Lembaga Layanan Perguruan Tinggi (L2PT). Pasalnya, L2PT akan membuat kualitas pendidikan tinggi menjadi lebih baik dan kompetitif di tingkat dunia.

Mendikbud Akui Masih Ada Pungli

JAKARTA, (PR).- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengakui masih banyak terjadi praktik pungutan liar di dalam proses penyelenggaraan pendidikan nasional.

Riset Inovasi Teknologi Harus Mudah Dipahami Masyarakat

MAKASSAR, (PR).- Dosen dan peneliti diharapkan mampu mengomunikasikan hasil riset inovasi teknologi dengan lebih baik. Pasalnya, hingga saat ini, manfaat kecanggihan teknologi tak selalu dianggap penting bagi masyarakat.

Unpad Diminta Dorong Pembangunan Ekonomi

SUMEDANG, (PR).-Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar berharap, Universitas Padjadjaran (Unpad) terus memperkuat perannya sebagai lembaga pendorong pembangunan ekonomi (agent of economic development) serta perguruan tinggi yang mencetak p