Polisi Amankan Empat Berandal Bermotor Indramayu

JAWA BARAT

INDRAMAYU,(PRLM).-Sat Reskrim Polres Indramayu mengamankan empat tersangka berandal bermotor. Penangkapan ini terkait dengan dugaan penganiayaan terhadap 6 korban yang terjadi pada malam pergantian tahun 2013.

Kapolres Indramayu Ajun Komisaris Besar Polisi G. Pangarso RW didampingi Kasubag Humas Ajun Komisaris Polisi Wahyudin menuturkan, peristiwa bermula saat 40 berandal bermotor "XTC" dengan 20 motor berbagai merk berkumpul di kawasan Sport Centre Indramayu pada Selasa (1/1) pukul 01.00 WIB.

Setengah jam kemudian mereka berkonvoi menuju Jln. Tegalurung dan berpapasan dengan satu motor yang ditumpangi tiga orang.

"Mereka langsung mengeroyok sepeda motor itu, kemudian melarikan diri masuk ke dalam gang," ujar Pangarso, di Mapolres Indramayu, Kamis (3/1).

Seusai melakukan aksi pertama, mereka lalu berkonvoi ke sejumlah titik lain. Sekitar pukul 01.40 WIB, berandal bermotor ini melaju ke Desa Jatibarang melalui rute Jln. Pekandangan menuju Jln. Raya Tambi-Sliyeg.

Di jalur tersebut, mereka berpapasan dengan enam motor lain. Bentrokan tak bisa dihindari karena berandal bermotor langsung melakukan pengeroyokan. Sejumlah senjata tajam, seperti samurai, digunakan untuk melukai korban.

Sekitar pukul 03. 00 WIB, berandal bermotor tersebut mengakhiri konvoi dan kembali ke kawasan Indramayu kota. Tercatat, total korban yang dikeroyok mencapai 6 orang.

Korban rata-rata menderita luka bacok dan luka memar. Keenam korban adalah Andi Lesmana (19), Yanto Haryanto (16), Azis Julio (17), Oky Zefri Ferievana (25), Jahari Dian Permana (16), dan Dulmuin (26).

Sementara itu, Pangarso mengatakan, empat tersangka penganiayaan ini diamankan Rabu (2/1) di lokasi berbeda. Keempatnya adalah ADI (21) warga Kec. Indramayu, RNY (16) warga Kec. Indramayu, FRN (21) warga Kec. Cantigi, dan MYI (22) warga Kec. Indramayu.

Satu dari empat tersangka masih tercatat sebagai siswa salah satu SMA di Indramayu. Mereka diduga telah melakukan tindak pidana secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap barang atau orang dan atau penganiayaan. Hingga saat ini, petugas kepolisian masih meminta keterangan untuk pengembangan kasus.

"Barang bukti yang diamankan di antaranya satu bilah samurai berukuran 50 cm warna hitam beserta sarungnya, satu buah sweater putih bercorak biru hitam, satu kaos warna hitam, serta satu unit motor Honda Tiger E 3217 TN," katanya. (A-179/A-89)***

Baca Juga

Korban Longsor di Cirebon tak Ikut BPJS Ketenagakerjaan

JAWA BARAT

CIREBON, (PRLM).- Para pekerja tambang batu alam yang tewas tertimbun longsor di area galian C di Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Minggu (26/4/2015), dipastikan belum terdaftar sebagai perserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Usul Perpindahan Lapas Tasikmalaya Sejak 10 Tahun Lalu

JAWA BARAT

TASIKMALAYA, (PRLM).- Kapasitas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Tasikmalaya dikatakan Anggota Komisi III DPR RI sangat memprihatinkan. Untuk itu, pihaknya tetap berusaha untuk melakukan pembinaan terhadap warga binaan semaksimal mungkin.

Permohonan Pembuatan SKCK Meningkat

JAWA BARAT
RATUSAN siswa SMA dan SMK di Kabupaten Majalengka beramai-ramai membuat SKCK ke Kepolisian Resor Majalengka, Rabu (29/4/2015).

MAJALENGKA, (PRLM).- Meski belum ada pengumuman kelulusan Ujian Akhir Nasional, ratusan siswa SMA dan SMK di Kabupaten Majalengka hampir setiap hari mendatangi Mapolres Majalengka untuk membuat SKCK sebagai persyaratan untuk melamar pekerjaan ke luar kota.

Yonif 321 Kostrad Gelar Donor Darah

JAWA BARAT

MAJALENGKA, (PRLM).- Anggota Yonif 321/13/1 Kostrad melaksanakan kegiatan donor darah di klinik Kesehatan Yonif 321/13/1 Kostrad dalam rangka memperingati Hut ke-65 Yonif 321 Kostrad, Majalengka, Jawa Barat.