Peternak di Purwokerto Jual Ayam Petelur Peliharaan

PURWOKERTO, (PRLM).- Para peternak ayam petelur di Kabupaten Banyumas, Cilacap, Bumiayu Banjarnegara, Kebumen dan Purbalingga terancam bangkrut dengan meroketnya harga pakan. Mereka mulai menjual ayam-ayamnya untuk membiaya peternakannya.

Kondisi ini menyebabkan populasi ayam di enam wilayah kabupaten terus merosot. Lima bulan lalu populasi ayam petelur mencapai 1,8 juta saat ini tinggal 1.5 juta ayam.

Agus Tjatur, Ketua Posko Ayam Indonesia Kabupaten Banyumas mengatakan, Kerugian yang dialami telah terjadi hampir selama lima bulan terakhir ini.

"Mereka mulai menjual ayam-ayamnya untuk menutup ongkos produksi yang terus merugi akibat naiknya harga pakan," jelasnya, Minggu (30/12/12).

Kondisi ini mengakibatkan, populasi ayam petelur di enam wilayah sentra telur menurun.

Jumlah pengusaha peternakan ayam petelur di empat wilayah tersebut kurang lebih 200 pengusaha.

Dengan total populasi 1,8 juta ekor. Namun sekarang jumlah populasi terus menyusut. "Sekarang tinggal menyisakan populasi 1,5 juta ekor," kata Agus.

Sebenarnya pemerintah bisa membantu permodalan dengan kredit perbankan. "Seharusnya ada perbankan khusus untuk pertanian, peternak ayam," jelas Agus

Seperti di Thailand atau di Malaysia sudah ada bank yang sudah memberi pelayanan khusus kepada para petani atau peternak. (A-99/A-88)***

Baca Juga

Tax Amnesty Peluang Masuknya Dana ke Bank Syariah

JAKARTA, (PR).- Program pengampunan pajak (tax amnesty) bisa menjadi peluang alternatif menarik bagi perbankan syariah dalam mencari dana di pasar modal lewat mekanisme penawaran saham perdana (initial public offering/IPO).

Koperasi ASEAN Sepakat Perkokoh Ekonomi Asia Tenggara

BEKASI, (PR).- Koperasi di Asia Tenggara yang tergabung dalam ASEAN Cooperative Organization (ACO) sepakat mengokohkan gerakan koperasi agar bisa menjadi kekuatan ekonomi di Asia Tenggara. Hal itu merupakan salah satu poin kesepakatan yang tertuang dalam deklarasi anggota ACO.

Bank Indonesia Dorong Pemberdayaan Perempuan

BANDUNG, (PR).- Sektor rumah tangga berperan penting dalam pilar ekonomi nasional. Rumah tangga yang kuat secara ekonomi dan edukasi akan dapat mendukung perekonomian di tanah air.