Pantai Glayem Mulai Dilirik Pengunjung

OBJEK wisata alternatif Pantai Glayem di Desa/Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu masih belum banyak dikunjungi wisatawan domestik. Seorang penjual jasa ban tengah menumpuk ban yang menganggur, Selasa (25/12/12).*
AKIM GARIS/PRLM
OBJEK wisata alternatif Pantai Glayem di Desa/Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu masih belum banyak dikunjungi wisatawan domestik. Seorang penjual jasa ban tengah menumpuk ban yang menganggur, Selasa (25/12/12).*

PRLM - Setelah pantai Tirtamaya yang masuk wilayah Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu digerus abrasi hingga mengakibatkan sejumlah fasilitas umum rusak, pengunjung kini mulai melirik pantai Glayem yang tidak jauh dari Tirtamaya di Desa/Kecamatan Juntinyuat.

Riak ombak relatif lebih kecil jika dibandingkan Tirtamaya, apalagi, saat ini tengah dibangun pemecah dan penahan ombak yang cukup kokoh.

Selain terdapat pantai pasir, beberapa perahu bermotor yang siap membawa keliling pengunjung pun mangkal di sana. Penjual jasa penyewaan ban untuk berenang dan kereta wisata untuk mengitari pantai pun telah beroperasi secara amatiran di kawasan itu.

Di Glayem juga terdapat sebuah rumah makan yang menyajikan aneka masakan hasil laut khas Glayem. Kuliner jenis itu sepertinya menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung dari luar Indramayu.

"Kalau rekreasi ke pantainya sih bisa dibilang nomer dua, karena tampaknya masih rintisan. Tapi hal yang menjadi tujuan utamanya menikmati menu seafood khas Glayem bersama keluarga," kata Mohammad Farel dari Kota Cirebon, Selasa (25/12/12).

Mulai dikunjunginya Glayem setidaknya turut menggerakkan ekonomi masyarakat setempat yang memanfaatkan peluang untuk berdagang mainan anak, makanan dan minuman, menjual jasa sewaan ban, kereta wisata, odong-odong maupun perahu bermotor.

"Kebetulan melaut juga lagi sepi dan berisiko karena sering hujan dan ombak besar. Dengan mangkal di sini, lumayan buat menafkahi keluarga," kata Waryan, nelayan setempat.

Menurut Waryan, pantai Glayem belum dikenal banyak orang hingga pengunjung juga masih sedikit. Kecuali pada hari-hari libur seperti Sabtu dan Minggu atau tanggal merah lainnya. "Pada Hari Natal seperti sekarang, pengunjung agak banyak," katanya. (Akim Garis/"PR"/A-88)***

Baca Juga