Kerahkan Petugas dan Pompa Air

Macet di Depan Kahatex Rancaekek Terurai, Polisi Masih Siaga

BANDUNG RAYA

SOREANG, (PRLM).- Kemacetan arus lalu lintas di Jalan Raya Rancaekek-Cicalengka akhirnya mulai terurai, meski sebelumnya kemacetan panjang akibat meluapnya air di depan PT Kahatex sempat membuat kepadatan lalu lintas hingga 5 km.

"Karena air di depan PT Kahatex sudah menurun, lalu lintas sudah mulai lancar meski kami masih menggunakan sistem contraflow di kawasan ini," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bandung, Ajun Komisaris M. Lukman Syarif di Rancaekek, Selasa (25/12/12) sore.

Lukman mengatakan pihaknya dibantu jajaran Satuan Polres Sumedang, dan Dalmas Polda Jabar, terus memantau kawasan tersebut, karena kawasan itu adalah kawasan yang menjadi jalur utama menuju Tasikmalaya dan Garut.

"Banyak petugas dari kepolisian disimpan di berbagai titik-titik yang rawan kemacetan, dan tim pengurai pun telah disebar ke titik-titik ini," ujarnya.

Kemacetan yang terjadi dalam dua hari ini kata Lukman masih disebabkan oleh libur panjang sehingga volume kendaraan yang melewati jalur Rancaekek bertumpuk, dan belum lagi masih adanya genangan air di depan PT Kahatex meski tak separah sebelumnya.

Selain contraflow kata Lukman, Kesatuan Lalu Lintas Polres Bandung yang dipimpin oleh Kapolres Bandung dan dibantu Dalmas Polda Jabar, juga dalam dua hari ini membantu menyedot air di kawasan Kahatex ini.

"Beberapa mobil penyedot di kerahkan untuk membantu menyedot air di kawasan Kahatex yang menjadi sumber kemacetan ini, namun karena sekarang air sudah surut maka penyedotan dihentikan," ujarnya.

Dari pantauan wartawan genangan banjir di depan PT Kahatex sudah menyurut setelah sebelumnya menggenangi kawasan sepanjang 200 meter tersebut dengan kedalaman 20-40 centimeter sehingga kendaraan dari arah Bandung menuju Garut dan Tasikmalaya harus mengantri satu persatu untuk melewatinya dan salah satu jalur sebaliknya digunakan untuk jalur menuju Garut dan Tasikmalaya itu. (A-211/A-88)***

Baca Juga

Ratiyem, 4 Jam Lebih Bertahan di AtasTower Setinggi 80 Meter

BANDUNG RAYA

SOREANG, (PRLM).-Diduga karena depresi, Ratiyem (31) nekat memanjat menara telefon seluler setinggi 80 meter di Kampung Cilisung, RT 2 RW 5, Desa Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/4/2015).

Beredar, Fotocopy Dua Surat LO Dalam Kasus Korupsi SMA 22

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Pasca ditahannya Wakil Sekretaris Pengadilan Negeri Bandung, Alex Tachsin Ibrahim karena tersangkut korupsi penggantian lahan SMA 22, kini beredar foto copy dua surat legal opinion (LO) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar.

Pembunuh Sisca Yofie Surati Presiden

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Ade Ismayadi, terpidana 20 tahun penjara dalam kasus terbunuhnya Sisca Yofie, akan meminta grasi kepada Presiden RI. Selain itu, Ade juga akan menyurati Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Retakan Tanah di Pangalengan Kian Mengkhawatirkan

BANDUNG RAYA
Retakan Tanah di Pangalengan Kian Mengkhawatirkan

SOREANG, (PRLM).- Retakan tanah kembali terjadi di Desa Megarmukti Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung setelah sebelumnya terjadi pada 2011 lalu. Kondisi retakan tanah kian mengkhawatirkan meski lokasinya jauh dari permukiman warga.