Kurikulum 2013, Bahasa Daerah Terancam Hilang

PENDIDIKAN

BANDUNG, (PRLM).-Keberadaan pelajaran bahasa daerah (Sunda) sebagai mata pelajaran mulok yang tidak tercantum pada draft kurikulum 2013 dinilai meresahkan masyarakat. Terutama di daerah-daerah yang sudah dan sedang mengajarkan bahasa daerah sebagai muatan lokal wajib.

Oleh karena itu, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bersama sekitar lima perguruan tinggi yang memiliki pengajaran bahasa daerah se-Indonesian mengajukan rekomendasi ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Kami rekomendasikan bahasa daerah tetap diajarkan sebagai mata pelajaran mulok wajib di SD/MI, SMP/MTs sampai SMA/SMK/MA selama 2 jam pelajaran per minggu," kata Ketua Jurusan Bahasa Daerah (Sunda) UPI Dr. Dingding Haerudin di Kota Bandung, Minggu (23/12).

Menurutnya pendidikan berkarakter itu diawali dengan pembelajaran bahasa daerah. Dalam kurikulum mendatang pelajaran bahasa daerah di tingkat SD dikemukakan Wamendikbud Musliar Kasim akan dijadikan sebagai bahasa pengantar untuk mulok seni dan budaya. Sementarab untuk jenjang SMP dan SMA akan dipertimbangkan.

Tidak hanya memberi rekomendasi ke Kemendikbud, Dingding mengatakan khusus untuk Jawa Barat bersama Forum Peduli Bahasa Sunda akan mengusung rekomendasi ini ke Gubernur Jabar Ahmad Heryawan.

Jika aspirasi untuk mengajarkan bahasa Sunda di tingkat nasional tidak difasilitasi maka dia berharap pemerintah daerah dapat lebih memfasilitasi. "Perlu ada keterangan dari pusat untuk daerah diberi kewenangan dalam menerapkan pelajaran bahasa Sunda diajarkan di sekolah," kata Dingding.(A-208)***

Baca Juga

Wootube, Guru di Sydney Sebarkan Ilmu Matematika Lewat Internet

PENDIDIKAN

SYDNEY, (PRLM).- Eddie Woo adalah seorang guru di sekolah menengah tinggi di kota Sydney, Australia. Ia menjadi perhatian dunia setelah mengajarkan matematika... lewat internet, melalui rekaman video mengajarnya di kelas. Di dunia maya, Eddie Woo dikenal dengan sebutan Mister Wootube.

Registrasi NIDK Melalui Validasi Ketat

PENDIDIKAN

JAKARTA, (PRLM).- Registrasi pendidik untuk mendapatkan Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) akan melalui tahapan validasi yang cukup ketat.

75.000 Siswa Diperkirakan akan Daftar SBMPTN

PENDIDIKAN

JAKARTA, (PRLM).- Sebanyak 75.000 siswa diperkirakan akan mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016. Jumlah tersebut meningkat dari jumlah pendaftar sebelumnya di tahun 2015 lalu.

Produk Riset Perguruan Tinggi Harus Ber-SNI

PENDIDIKAN

JAKARTA,(PRLM).- Mayoritas produk-produk hasil riset yang dilakukan perguruan tinggi di Indonesia belum berstandar nasional. Hal ini yang membuat produk hasil riset tersebut sulit bersaing di pasar nasional maupun global.