Jelang Natal, Polres Tasikmalaya Kota Waspadai Ancaman Teror Bom

JAWA BARAT

TASIKMALAYA,(PRLM).-Polres Tasikmalaya Kota mewaspadai adanya ancaman teror bom pada malam Natal dengan menempatkan 584 personil untuk mengamankan 18 titik tempat peribadatan Kristiani dan simpul-simpul kemacetan di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota pada perayaan Natal. Sebelumnya pun, polisi akan memeriksa gereja-gereja tersebut sesuai dengan protap pengamanan yang diintruksikan Polri dan Polda Jawa Barat.

Kepala Polres Tasikmalaya Kota Ajun Komisaris Besar Iwan Iman Susilo mengatakan, untuk Tasikmalaya memang bukan wilayah rawan ancaman bom, tapi tetap pihaknya harus mewaspadai hal tersebut terutama konflik komunal.

Terkait dengan adanya isu-isu bom teror dan sebagainya, kata dia, sebagaimana instruksi Kapolri dan Kapolda, pihaknya melakukan upaya penyelidikan intelijen untuk mengantisipasi adanya kemungkinan tersebut.

"Hal ini tidak hanya digelar di tingkat Polres saja tapi juga Polsek," kata dia usai gelar pasukan operasi lilin, di Mapolres kota, Jln. Letnan Harun, Kota Tasikmalaya, Jumat (21/12).

Ia menambahkan, pihaknya pun melibatkan unsur masyarakat dan organisasi masyarakat termasuk ormas Islam dalam melakukan pengamanan Natal dan tahun baru untuk menciptakan keamanan agar kondisi Kota Tasikmalaya aman dan kondusif.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya pun mengadakan upaya mengantisipasi peredaran narkoba dan minuman keras. Sebagaimana diungkapkan ulama jangan sampai perayaan Natal dan tahun baru diwarnai dengan adanya pesta miras.

Sementara itu, Salah seorang tokoh masuyarakat KH Mahfud Sidiq yang ditemui dalam kesempatan yang sama terkait pengamann, ia mengatakan pihaknya berkewajiban cinta tanah air, karena cinta tanah air sebagian dari pada iman.

"ya kami akan berupaya untuk menciptakan agar Kota Tasikmalaya kondusif. Dan pada tahun baru nanti kami minta masyarakat tidak merayakannya dengan ajojing melainkan dengan doa bersama."ucapnya.(A-183/A-107)***

Baca Juga

Polres Usulkan Perda Miras di Paripurna

JAWA BARAT

TASIKMALYA, (PRLM).- Kota Tasikmalaya sudah dalam kategori darurat miras. Penerbitan Peraturan Daerah (Perda) Miras sangat penting."Kami sudah mencoba menyampaikan usulan kepada anggota DPRD dalam rapat Paripurna, Jumat (24/4/2015).

Depok Terima Aset Rp 21 Miliar

JAWA BARAT

DEPOK, (PRLM).- Pemerintah Kabupaten Bogor menyerahkan aset Perusahaan Air Minum Daerah Tirta Kahuripan yang ada di wilayah Kota Depok. Bupati Bogor Nurhayati menargetkan dalam 6 bulan ke depan seluruh aset PDAM Tirta Kahuripan di Depok sudah selesai diserahkan ke Pemkot Depok.

Kondisi Lapas di Tasikmalaya Memprihatinkan

JAWA BARAT

TASIKMALAYA, (PRLM).- Anggota Komisi III DPR RI, Ahmad Zacky Siradj dalam kunjungan kerjanya mengatakan akan berupaya mengusulkan aspirasi yang telah dikemukakan para petugas lapas terkait kepada Pemerintah Pusat usai audensi dan silaturahmi di Lembaga Pemasyarakatan (lapas) kelas II B Tasikmalay

Pemkot Tasikmalaya Dukung Perda Miras

JAWA BARAT

TASIKMALAYA, (PRLM).- Walikota Tasikmalaya, Budi Budiman, merespon positif usulan sanksi kurungan dan denda pada Perda Miras yang akan segera dibahas oleh DPRD Kota Tasikmalaya.