KPU Tetapkan Lima Calon Peserta Pilgub Jabar

BANDUNG, (PRLM).- Lima pasangan calon yang akan dipilih masyarakat dalam Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur (pilgub) Jawa Barat sudah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar. Meski begitu, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Jabar tetap melanjutkan proses pengaduan terhadap calon.

Penetapan lima pasangan calon itu dilakukan di aula KPU Jabar, Jln. Garut Kota Bandung, Senin (17/12/12), melalui rapat pleno yang mengundang pasangan calon parpol pendukung, tim pemenangan, dan unsur terkait lainnya.

Kelimanya adalah satu pasangan calon perseorangan Dikdik Muliana Arief Mansur-Cecep Nana Suryana Toyib serta empat pasangan dari parpol yaitu Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki, Dede Yusuf Macan Effendi-Lex Laksamana Zaenal Lan, Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar, dan Irianto M.S. Syafiuddin-Tatang Farhanul Hakim.

Menurut Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat, penetapan pasangan calon dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan jasmani-rohani dan penelitian terhadap dokumen persyaratan yang diajukan oleh sepuluh bakal calon.

Selain itu, KPU juga telah melakukan verifikasi faktual pasangan perseorangan yang akhirnya mencapai angka 1.490.497. Syarat tiga persen dukungan itu adalah 1.474.614 sehingga dukungan pasangan Dikdik-Toyib sudah melebihi syarat itu.

Rapat pleno itu dilakukan mundur beberapa menit dari jadwal. Pasangan Dikdik-Toyib, Rieke-Teten, dan Lex Laksmana hadir tepat waktu sementara pasangan Heryawan-Deddy dan Irianto terlambat. Dede Yusuf tidak hadir karena melakukan perekaman gambar sebagai Wakil Gubernur untuk peringatan Hari Ibu dan Tatang sedang sakit.

Setelah ditetapkan sebagai calon, Selasa (18/12/12), KPU Jabar akan menggelar rapat pleno terbuka untuk pengambilan nomor urut calon. Pengambilan nomor urut itu dilakukan dengan konsep pesta rakyat di Sasana Budaya Ganesha.

Namun, sebelum rapat pleno, Ketua Panwaslu Jabar Ihat Subihat menyatakan, Panwaslu Jabar akan tetap memproses dugaan pelanggaran yang terkait dengan calon yaitu berkaitan dengan ijazah Irianto (Yance) dan dukungan palsu yang diajukan tim Dikdik-Toyib.
Karena itulah, Ihat menyatakan, Panwaslu Jabar merekomendasikan tiga hal ke KPU Jabar berkaitan dengan ijazah Yance. "Hendaknya KPU Jabar tegas terhadap para pelanggar dan menindaklanjuti ketiga rekomendasi Panwas itu," katanya. (A-160/A-88)***

Baca Juga

Musda Demokrat Jabar Molor

BANDUNG,(PR).- Musyawarah Daerah IV Dewan Pengurus Daerah Partai Demokrat Jawa Barat yang dijadwalkan pukul 09.00 hingga sampai saat ini belum dimulai.

Otonomi Daerah Belum Sinkron dengan Kemudahan Investasi

JAKARTA, (PR).- Ketua DPP Partai Golkar bidang Desentralisasi dan Otonomi Daerah, Aziz Syamsuddin mengakui bahwa masih banyaknya regulasi yang menghambat investasi di daerah membuat pertumbuhan ekonomi terhambat.

Anna Sophanah Jadi Rebutan Nasdem dan Golkar

BANDUNG,(PR).- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Jawa Barat Partai Nasional Demokrat (Nasdem) telah mengklaim Bupati Indramayu Anna Sophanah telah menjadi bagian dari partai yang didirikan oleh Surya Paloh tersebut.