Kenaikan Gaji PNS 2013 Dibatalkan

JAKARTA, (PRLM).- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (PAN RB) menegaskan kenaikan gaji pegawai untuk tahun 2013 dibatalkan. Hal ini disebakan pemerintah tahun depan harus menomboki dana pensiun pegawai negeri sipil (PNS) Rp 50 triliun per tahun. Ini menjadi alasan pemerintah tidak bisa menaikkan gaji pokok PNS tahun depan.

"Iuran pensiun tiap tahun yang berasal dari gaji pegawai hanya Rp 10 triliun, sedangkan dana pensiun PNS per tahun mencapai Rp 60 triliun, sehingga Rp 50 triliun harus dibayarkan pemerintah untuk dana pensiun PNS," kata Menteri PAN RB Azwar Abubakar dalam acara Pencanangan Pembangunan Zona Integritas (ZI), di kantor Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), di Jakarta, Jumat (14/12/12).

Azwar menekankan Kementerian Keuangan Republik Indonesia juga tidak menyetujui kenaikan gaji PNS pada tahun depan. “Pihaknya telah mengusulkan kenaikan gaji PNS sebesar tujuh hingga delapan persen pada tahun depan. Usulan tersebut ternyata tidak dikabulkan oleh Kementerian Keuangan,” jelasnya.

Ia meminta kenaikan tujuh sampai delapan persen kepada Menteri Keuangan tapi tampaknya tidak berani menaikkan, seraya menambahkan dengan Kementerian Keuangan tidak mengabulkan usulan atas kenaikan gaji PNS, secara otomatis gaji pokok PNS pada tahun depan tidak mengalami kenaikan.

Menteri PAN RB mengungkapkan pula gaji pokok PNS pada tahun depan hampir pasti tidak mengalami kenaikan. (A-88/kominfo)***

Baca Juga

Polisi Hancurkan Ratusan Ribu Pohon Ganja di Aceh

BANDA ACEH, (PR).- Ratusan ribu pohon ganja pada lahan 189 hektare di lebih 20 titik di Aceh dimusnahkan dalam operasi di lokasi-lokasi yang sulit dijangkau, menurut pihak kepolisian.

Persit Yon Bekang Gelar Lomba Seni dan Budaya

MALANG, (PR).- Memperingati HUT ke-70 Persit Kartika Chandra Kirana, Persit Cabang XXVII Yon Bekang 2 Koorcab Divif 2 PG Kostrad Malang menggelar lomba seni dan budaya.

Kera Kera Adum Ngalam Ramaikan HelloFest Malang

MALANG, (PR).- Branding Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia yang terus dipopulerkan Kemenpar kembali menghentak Jawa Timur, khususnya wilayah Malang. Kali ini menghampiri Kera Kera Adum Ngalam (baca: Anak Muda Malang).