Pemkab Bekasi Segera Buka Pendaftaran CPNS 2013

JAWA BARAT

CIKARANG, (PRLM).- Untuk menambah kekurangan pegawai negeri sipil (PNS), Pemerintah Kabupaten Bekasi berencana akan mengajukan pembukaan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Pembukaan penerimaan sekaligus pendaftaran CPNS tersebut, rencananya akan kembali dibuka pada 2013 mendatang.

Diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bekasi, Sutisno saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (11/12), untuk mengisi kekosongan staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, pihaknya akan membatasi 9.600 CPNS untuk diangkat menjadi PNS. Seluruh penerimaan akan diserahkan kepada Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara (Kemenpan) RI dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

“Moratorium penerimaan CPNS berakhir pada tahun ini. Sehingga penerimaan CPNS akan dibuka kembali pada tahun depan. Sedangkan, Pemerintah Kabupaten Bekasi masih kekurangan 9.600 PNS, sehingga pengajuan pun dilimpahkan seluruhnya. Akan tetapi, tidak mungkin semua pengajuan diterima oleh pemerintah pusat. Mungkin hanya berkisar 250 sampai 350 orang. Itu pun sudah berdasarkan penilaian dan kemampuan anggaran dari Pemerintah Pusat,” ujarnya.

Dari 9.600 CPNS yang diajukan tersebut, lanjut Sutisno, Kemenpan RI dan BKN juga akan menyeleksi tenaga pengawas. Sehingga pembagiannya berdasarkan kebutuhan. Jika perlu, akan dilakukan diklat untuk menambah jumlah tenaga pengawas.

Untuk diketahui, jumlah tenaga pengawas di Kabupaten Bekasi saat ini berjumlah 417 orang. Dari jumlah tersebut, untuk tenaga pengawas untuk Sekolah Dasar (SD) sebanyak 327 orang, SMP dan SMA (37 orang), pengawas mata pelajaran (12 orang), pengawas makanan Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi (9 orang), pengawas tenaga kerja (10 orang), pengawas pertanian (1 orang), dan pengawas pemerintahan sebanyak 21 orang.

“Penerimaan CPNS direncanakan dilaksanakan Kemenpan RI atau BKN. Penerimaan pendaftaran CPNS tetap di Pemerintah Kabupaten Bekasi, namun seleksi dilakukan di pemerintah pusat. Akan tetapi, itu baru sebatas rencana dan belum tetap,” ungkap Sutisno. (A-198/A-147)***

Baca Juga

Dinas Perizinan Kab. Sumedang Tetap Konsisten Berpijak pada Perbup

JAWA BARAT

SUMEDANG, (PRLM).- Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) Kab. Sumedang, belum menerbitkan satu pun izin pembangunan apartemen di Jatinangor yang melebihi 12 lantai. Hal itu sejak diberlakukannya Peraturan Bupati (Perbup) No.

Temuan Bubuk Kristal di Stasiun Prujakan Dipastikan Sabu

JAWA BARAT

CIREBON, (PRLM).- Bubuk kristal putih yang ditemukan di kursi ruang tunggu penumpang Stasiun Prujakan, Kota Cirebon, Senin (29/6/2015) malam, dipastikan sabu-sabu kelas wahid.

Waeriningsih Adukan Suaminya Karena Lakukan KDRT

JAWA BARAT

MAJALENGKA,(PRLM).-Wartiningsih (30) warga Desa Beberan, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon mengalami luka lebam dan lecet di beberapa bagian tubuhnya diduga akibat dianiaya oleh suaminya WS warga Desa Jatimapor, Kecamatan Panyingkiran.

Angkot di Depok Harus Berbadan Hukum

JAWA BARAT

DEPOK, (PRLM).-Tata kelola angkutan umum di Kota Depok dinilai masih tidak jelas. Aturan yang mengharuskan pengelolaan angkutan umum berbadan hukum mulai dirancang untuk menyelesaikan tata kelola transportasi umum yang masih karut marut.