Ribuan Tenaga Honorer Kategori II Berpeluang Ikuti CPNS

SEORANG guru honorer menyampaikan aspirasinya terkait penerimaan CPNS 2013 di Gedung DPRD Kabupaten Subang, Selasa (4/12). Sekitar 6.000 tenaga honorer kategori II berpeluang mengikuti CPNS tahun depan.*
CECEP WIJAYA SARI/PRLM
SEORANG guru honorer menyampaikan aspirasinya terkait penerimaan CPNS 2013 di Gedung DPRD Kabupaten Subang, Selasa (4/12). Sekitar 6.000 tenaga honorer kategori II berpeluang mengikuti CPNS tahun depan.*

SUBANG, (PRLM).- Sekitar 6.000 tenaga honorer kategori II yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang berpeluang untuk mengikuti seleksi peneriman calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun depan.

“Anggaran penerimaan CPNS sudah ada, tinggal menunggu juklak dan juknis-nya saja dari pemerintah pusat,” kata anggota Komisi D DPRD Kabupaten Subang, Hendra Purnawan seusai audiensi dengan sekitar 150 tenaga honorer di Gedung DPRD Kabupaten Subang, Selasa (4/12/12).

Hendra mengungkapkan bahwa anggaran rekrutmen CPNS tahun 2013 dialokasikan sekitar Rp 400 juta. Rekrutmen CPNS tahun depan diperuntukkan bagi sekitar 6.000 tenaga honorer yang sudah diusulkan ke Badan Kepegawaian Negara.

Sejumlah tenaga honorer yang mengikuti CPNS tahun depan akan mengikuti ujian kompetensi berupa ujian tertulis untuk kompetensi dasar dan bidang. Untuk mengikuti ujian tersebut, mereka harus memiliki SK pengangkatan honor tahun 2005.

Meski demikian, lanjut Hendra, tidak semua tenaga honorer tersebut lolos menjadi PNS dan bisa mengisi formasi pada tahun berikutnya. Hal itu disebabkan keterbatasan kuota yang diberikan oleh pemerintah pusat untuk penempatan di lingkungan Pemkab Subang.

“Biasanya kuotanya hanya 300-400 orang per tahun. Jadi, butuh waktu sekitar 20 tahun agar semua tenaga honorer di Subang bisa mengikuti seleksi CPNS,” ucapnya.

Sekretaris Forum Tenaga Honorer Sekolah Negeri Indonesia (FTHSNI) Kabupaten Subang, Rudhi mendesak agar DPRD Kabupaten Subang merealisasikan anggaran penerimaan CPNS tahun depan. Sebab, menurut dia, kebutuhan PNS di Subang kini semakin besar pascamoratorium PNS pada 2010 lalu. (A-192/A-88)***

Baca Juga

KNS X Rekomendasikan Arung Sejarah Bahari

JAKARTA,(PR).- Konferensi Nasional Sejarah (KNS) X tahun 2016 menghasilkan sejumlah rekomendasi bagi pemerintah. Salah satu rekomendasi dari KNS yang berlangsung sejak 7-10 November 2016 tersebut ialah terkait Arung Sejarah Bahari (AJARI).

Guru Besar FIB Unpad Dudih A Zuhid Meninggal Dunia

BANDUNG, (PR).- Purnabakti Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran Dudih Amir Zuhud meninggal dunia, Senin, 21 November 2016 malam. Profesor kelahiran Banjar ini mengembuskan nafas terakhir dalam usia 77 tahun.

Ini Dia Empat Karakter Guru Favorit Siswa

Setiap tanggal 25 November merupakan perayaan Hari Guru Nasional di Indonesia . Bentuk perayaannya pun beranekaragam, mulai dari para siswa yang menyalami semua guru di sekolah tersebut, hingga mencuci kaki para guru yang dilakukan langsung oleh para siswanya.