Guru Honorer dan Sukwan Subang Terancam tak Dapat Tunjangan

PENDIDIKAN

SUBANG, (PRLM).- Ratusan guru honorer dan tenaga sukarelawan (sukwan) di Kabupaten Subang terancam tidak mendapatkan tunjangan sertifikasi mulai tahun ini. Hal ini disebabkan adanya pertentangan aturan penerima tunjangan sertifikasi dengan ketentuannya dalam Peraturan Pemerintah No. 74 Tahun 2008 tentang Guru.

“Dalam peraturan tersebut, penerima tunjangan sertifikasi sejatinya adalah guru tetap. Sementara, sukwan itu bukan guru tetap. Jadi, ya bertentangan,” kata Kusdinar, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Subang, Senin (3/12/12).

Kusdinar mengungkapkan, bahwa peraturan tersebut mengatur teknis pencairan tunjangan sertifikasi di mana penerimanya harus terdaftar di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai guru tetap. Dalam peraturan itu juga disebutkan bahwa guru tetap diangkat oleh pemerintah daerah, penyelenggara, ataupun satuan pendidikan setempat.

Kondisi tersebut, menurut dia, hanya berlaku bagi guru tetap yang berstatus PNS ataupun CPNS. Sementara sukwan atau guru honor yang mengajar di sekolah negeri tidak tercatat sebagai PNS ataupun CPNS.

“PP ini mulai efektif tahun 2010 dan ditemukan pertentangannya tahun lalu. Kalau sudah begini, ya kami tidak bisa apa-apa lagi. Kalau mau berdemo, ya harus langsung ke pemerintah pusat karena mereka yang membuat aturan,” tuturnya. (A-192/A-88)***

Baca Juga

Meski Ramadan, UNS Kirim 2.721 Mahasiswa Peserta KKN

PENDIDIKAN

SOLO, (PRLM).- Di tengah bulan Ramadan ini, Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo kembali memberangkatkan 2.721 mahasiswa peserta kuliah kerja nyata (KKN) ke sejumlah daerah di Indonesia. Rektor UNS, Prof. Dr.

Orang Tua Calon Siswa Lewat Jalur Afirmasi Resah

PENDIDIKAN
Orang Tua Calon Siswa Lewat Jalur Afirmasi Resah

BANDUNG,(PRLM).- Orang tua calon siswa pengguna Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM)untuk jalur afirmasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2015 merasa resah. Pemerintah dan sekolah diharapkan bersikap adil danselektif dalam menetapkan keputusan.

SMK Terbuka di KBB Dibuka Agustus 2015

PENDIDIKAN

NGAMPRAH, (PRLM).- Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bandung Barat tahun ini kembali menggelar SMK terbuka dengan kuota sebanyak 200 orang. Program yang diperuntukkan bagi warga yang sudah menikah dan bekerja itu akan dimulai pada Agustus 2015 nanti.

SD Assalaam Adakan Raker Persiapan Tahun Ajaran Baru

PENDIDIKAN

BANDUNG,(PRLM).-Sebagai persiapan tahun ajaran baru 2015/2016 SD Assalaam Jln. Sasakgantung, Kota Bandung, mengadakan rapat kerja (raker) yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (11-12/7/2015).