Suami Memfoto Istri Telanjang dari Ketinggian

FOTO udara hasil bidikan John Crawford.*
MAIL ONLINE/PRLM
FOTO udara hasil bidikan John Crawford.*

AUCKLAND, (PRLM).- Seorang seniman fotografer dari Selandia Baru sepanjang tahun 1984 hingga 1987 mengerjakan sebuah proyek udara yang cukup nyeleneh, yaitu mengambil foto dari udara dengan objek istrinya sendiri dalam keadaan telanjang.

Seperempat abad kemudian, sang fotografer John Crawford (61) memposting hasil proyeknya dan kini menyebar bagai virus di dunia maya.

"Sejak sekolah dulu, saya telah tertarik pada grafik, pola, dan bentuk-bentuk aneh. Melihat ke bawah dari sebuah helikopter Anda melihat pemandangan dari perspektif mata burung dan tiba-tiba semuanya menjadi abstrak dan simetris tak ada garis horizon yang mengganggu," ujar Crawford seperti dilansir Mail Online.

"Saya berpikir strategis menempatkan orang telanjang di lokasi tersebut dan akan menekankan bahwa kita sebagai manusia begitu sangat kecil dan tidak signifikan dibandingkan dengan besarnya planet tempat tinggal kita," tambahnya.

Lokasi untuk proyek "Nude Aerial" ini Crawford menyeleksinya agar terlihat unik dari udara, di antaranya landasan pacu, jalur kereta api, peternakan, tempat parkir, pantai, bahkan di atas mobil yang bergerak. (Aya/A-107)***

Baca Juga

10 Hal Seputar Kebijakan Imigran Trump yang Harus Diketahui

PRESIDEN Amerika Serikat DonaldĀ Trump menangguhkan program pengungsi AS selama 120 hari. Ia juga melarang imigran dari tujuh negara muslim masuk ke AS, yaitu Suriah, Irak, Iran, Libya, Somalia, Sudan, dan Yaman.

Kebijakan Donald Trump Langgar Prinsip Deklarasi Umum HAM

JAKARTA, (PR).- Anggota Komisi I DPR Arwani Thomafi mengatakan, kebijakan Presiden AS Donald Trump yang melarang masuknya warga dari tujuh negara, yakni Suriah, Iran, Irak, Yaman, Libya, Somalia, dan Sudan, melanggar prinsip-prinsip Deklar

Pelelangan Salinan Dokumen Brexit Dikecam Publik

LONDON, (PR).- Inggris saat ini belum resmi keluar dari Uni Eropa, tetapi prosesnya saat ini sudah dilakukan setelah mayoritas anggota parlemen menyetujui kebijakan Perdana Menteri Theresa May untuk mempercepat proses Brexit.